JURNALSUKABUMI.COM – Jalan pintu perlintasan kereta api di ruas Jalan Siliwangi, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi yang butut sering mengalami korban hingga maut, membuat resah para pengguna jalan. Pasalnya dalam waktu sepekan saja kejadian kecelakaan terus terjadi akibat jalan tersebut mengalami kerusakan. Bahkan jadi bulan-bulanan kecelakaan pengguna jalan.
Informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, kondisi jalan yang sering terjadi makan korban baik pengendara roda dua maupun roda empat rusak akibat guncangan rel kereta api yang terus mengalami retak dan hancur. Yang paling parah kondisi jalan untuk melintas pun mengalami kemiringan yang tajam.
“Ya jalannya rusak begini, gimana tidak ada korban, butut dan miring membuat pengendara ekstra hati-hati,” ungkap pengguna jalan Rahmat Saepulloh (36).
Kondisi jalan yang rusak dipenuhi bebatuan dan koral ditambah hujan begini membuat jalanan licin. Jalan ini bukan hanya motor dan mobil. Tapi truk besar yang tak mengetahui medan jalan bisa jadi korban.
“Ngeri kalau melintas disini, kemarin aja sudah dua mobil yang terguling, kalau tak mengetahui medan jalan bisa jadi korban,” kata Rahmat Kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (3/10/2020).
Lanjutnya, Selain itu kondisi rel kereta yang posisinya sudut kemiringan yang tidak lurus, dan saat malam gelap dari cahaya penerangan lampu jalan, diketahui jadi penyebab banyaknya kendaraan roda dua maupun roda empat yang terpelanting di jalan perlintasan ini, terlebih saat turun hujan.
“Pemkab harus segera memperbaiki jalan tersebut untuk menghindari jatuhnya korban semakin bertambah,” harapannya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Riki Fahmi Mubarok saat dihubungi melalui telepon, dirinya mengatakan, melewati perlintasan kereta api memang tidak sama saat melewati jalan biasa. Dalam hal ini harus adanya rasa tanggung jawab bersama, karena ini berkaitan dengan terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar lantas) di wilayah hukum Polres sukabumi.
“Dinas-dinas terkait harus lebih peka terhadap tanggung jawab sebagai penyelenggara jalan, dari pihak PJKAI pun bukan hanya memikirkan dari segi keselamatan kereta api, namun juga harus memikirkan bagaimana keselamatan pengguna jalur lain yang dilintasi jalur kereta tersebut,” ungkapnya.
Reporter: CR1/Ifan II Redaktur: FK Robbi












