Jalan Rel Kereta Api Cicurug “Butut bikin Maut”, Pemangku Jalan Tutup Mata

Sabtu, 3 Oktober 2020 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jalan pintu perlintasan kereta api di ruas Jalan Siliwangi, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi yang butut sering mengalami korban hingga maut, membuat resah para pengguna jalan. Pasalnya dalam waktu sepekan saja kejadian kecelakaan terus terjadi akibat jalan tersebut mengalami kerusakan. Bahkan jadi bulan-bulanan kecelakaan pengguna jalan.

Informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, kondisi jalan yang sering terjadi makan korban baik pengendara roda dua maupun roda empat rusak akibat guncangan rel kereta api yang terus mengalami retak dan hancur. Yang paling parah kondisi jalan untuk melintas pun mengalami kemiringan yang tajam.

“Ya jalannya rusak begini, gimana tidak ada korban, butut dan miring membuat pengendara ekstra hati-hati,” ungkap pengguna jalan Rahmat Saepulloh (36).

Kondisi jalan yang rusak dipenuhi bebatuan dan koral ditambah hujan begini membuat jalanan licin. Jalan ini bukan hanya motor dan mobil. Tapi truk besar yang tak mengetahui medan jalan bisa jadi korban.

“Ngeri kalau melintas disini, kemarin aja sudah dua mobil yang terguling, kalau tak mengetahui medan jalan bisa jadi korban,” kata Rahmat Kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (3/10/2020).

Lanjutnya, Selain itu kondisi rel kereta yang posisinya sudut kemiringan yang tidak lurus, dan saat malam gelap dari cahaya penerangan lampu jalan, diketahui jadi penyebab banyaknya kendaraan roda dua maupun roda empat yang terpelanting di jalan perlintasan ini, terlebih saat turun hujan.

“Pemkab harus segera memperbaiki jalan tersebut untuk menghindari jatuhnya korban semakin bertambah,” harapannya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Riki Fahmi Mubarok saat dihubungi melalui telepon, dirinya mengatakan, melewati perlintasan kereta api memang tidak sama saat melewati jalan biasa. Dalam hal ini harus adanya rasa tanggung jawab bersama, karena ini berkaitan dengan terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar lantas) di wilayah hukum Polres sukabumi.

“Dinas-dinas terkait harus lebih peka terhadap tanggung jawab sebagai penyelenggara jalan, dari pihak PJKAI pun bukan hanya memikirkan dari segi keselamatan kereta api, namun juga harus memikirkan bagaimana keselamatan pengguna jalur lain yang dilintasi jalur kereta tersebut,” ungkapnya.

Reporter: CR1/Ifan II Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru