JURNALSUKABUMI.COM – Jembatan penghubung antara Desa Pasawahan dengan Desa Tenjolaya yang berada di Kampung Babakan Kandang RT 05/02, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, kian mendapatkan perhatian serius berbagai elemen.
Satu di antaranya Gabungan Scoteris Peduli (GSP) Indonesia. Tanpa berwacana, mereka menunjukan aksi mulianya memperbaik8 fasilitas umum yang rusak akibat terdampak akibat banjir bandang yang melanda tiga Kecamatan di Sukabumi Utara itu tersebut.
Ketua Umum GSP Indonesia, Rahmat Hendrayanto mengatakan, perbaikan kembali infrastruktur yang rusak akibat bencana ini sangat penting. Perbaikan ini agar perekonomian kembali bergerak dan seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti biasanya.
“Satu niat kami, ingin membantu dan kembali memperbaiki jembatan ini agar masyarakat bisa kembali beraktivitas normal. Apalagi, akses ini merupakan satu-satunya yang biasa digunakan warga,” ujar pria yang biasa disapa Conge (39) kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (2/10/2020).
Sementara itu, kepedulian GSP Indonesia ini pun direspon positif warga sekitar. Terlebih, pasca terjadi bencana banjir bandang, belum ada respon nyata dari instansi pemerintah, baik desa maupun kabupaten mengenai perbaikan jembatan ini.
“Alhamdulillah ada yang peduli membuat kembali Jembatan penghubung dua desa ini. Ya, meski melalui patungan atau membuka donasi untuk perbaikannya,” kata warga sekitar, Daeske Permana (45).
Menurut Daeske, aksi para pecinta scooter ini patut ditiru. Dengan cepat, mereka bergerak turun langsung memperbaikinya. “Mungkin perlu diketahui kenapa scooter turun langsung menghandle sendiri pembuatan jembatan ini, jangan bisa melihat saja tanpa ada tindakan lanjutan,” tutup Daeske.
Reporter: CR1 II Redaktur: Ujang Herlan












