Korban Ketiga Banjir Bandang Cicurug Ditemukan Tewas di Parungkuda

Kamis, 24 September 2020 - 16:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jasad Anang alias Ajo (25), korban hilang terseret banjir bandang akhirnya berhasil ditemukan di Sungai Cicatih, Pangadegan Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, sekira pukul 15.08 WIB, Kamis (24/09/2020).

Awal ditemukan dengan posisi mengambang tanpa pakaian di radius 19 kilometer dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi menuju RSUD Sekarwangi.

“Korban sudah ditemukan. Kini, langsung jenazah korban banjir bandang Cicurug ini langsung dilarikan ke Rumah Sakit,” ujar Kasat Polair Polres Sukabumi AKP Tri Andri kepada jurnalsukabumi.com.

Kini, proses pencarian terhadap korban bencana banjir bandang di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi ini sudah memasuki hari keempat.

“Ya, meski sebelumnya sempat terkendala seperti faktor cuaca atau hal lainnya. Akan tetapi tidak menyurutkan Tim SAR Gabungan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, dalam pencarian tersebut melibatkan ratusan personil SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Sukabumi, TNI, Polisi, Brimob, PMI Sukabumi, Baznas, IEA Sukabumi, Pramuka Peduli, SAR Khatulistiwa, ACT, River Tubing, KMPLHK Ranita UM Jakarta, Mapala Jabodetabek, Fasi DKI Jakarta, Rotasi Adv, FKP3D, TSD, RMAI, Pramuka SMK EKA, Jampang Peduli, Perpala Spider 2000, Faji Sukabumi, KSR Pakwan, KPA Lalang Buana, Mapala CBI, Panthera, Wanadri, AQL Peduli, AERI, SAROA, WMI, Mapala Ummi, GTA Bekasi, KPA Cikaweni dan masyarakat setempat. 

Diberitakan, dalam bencana itu menghanyutkan tiga warga. Dua di antaranya sudah ditemukan dalam kondisi tewas yakni Jeje alias Juned (60) yang hanyut di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug. Satu lagi bernama Hasysim (60), warga Kampung Aspol, Kelurahan/Kecamatan Cicurug.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Berita Terbaru