Kesaksian Warga Nyangkowek Cicurug: Saya Lihat Tiga Mobil Hanyut Terapung di Sungai

Selasa, 22 September 2020 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Mahmiludin (50), warga Kampung Nyangkowek, Desa Bangbayang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi begitu terkejut saat aliran Sungai Cicatih yang melintasi wilayahnya meluap. Lebih mengejutkannya lagi, ketika dia melihat tiga mobil terseret arus sungai hingga sempat tersangkut di jembatan.

Kejadian itu dilihatnya pada Senin (21/09/2020) sekira pukul 17.30 WIB, saat banjir bandang menerjang tiga kecamatan yang memporak-porandakan ratusan rumah. Kuat dugaan, mobil-mobil tersebut terbawa arus sungai dari wilayah yang berada di bagian hulu atau atas.

“Pertama saya lihat mobil boks, lalu kaya Avanza hitam, dan terakhir sedan terapung di sungai,” ungkap Mahmiludin.

Diberitakan, dalam bencana itu menghanyutkan tiga warga. Dua di antaranya sudah ditemukan dalam kondisi tewas yakni Jeje alias Juned (60) tercatat warga Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug. Satu lagi bernama Hasysim (60), warga Kampung Aspol, Kelurahan/Kecamatan Cicurug.

Sedikitnya 300 unit rumah warga dilaporkan terdampak banjir bandang akibat meluapnya aliran Sungai Cicatih di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jumlah tersebut merupakan hasil pendataan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/09/2020)  pukul 09.30 WIB.

Ratusan rumah, baik rusak berat, sedang, maupun ringan itu tersebar di 11 desa dan satu kelurahan dari tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Cicurug, Parungkuda, dan Cidahu.

Reporter: Ifan | Redaktur: E Sulaeman

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru