JURNALSUKABUMI.COM – Mahmiludin (50), warga Kampung Nyangkowek, Desa Bangbayang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi begitu terkejut saat aliran Sungai Cicatih yang melintasi wilayahnya meluap. Lebih mengejutkannya lagi, ketika dia melihat tiga mobil terseret arus sungai hingga sempat tersangkut di jembatan.
Kejadian itu dilihatnya pada Senin (21/09/2020) sekira pukul 17.30 WIB, saat banjir bandang menerjang tiga kecamatan yang memporak-porandakan ratusan rumah. Kuat dugaan, mobil-mobil tersebut terbawa arus sungai dari wilayah yang berada di bagian hulu atau atas.
“Pertama saya lihat mobil boks, lalu kaya Avanza hitam, dan terakhir sedan terapung di sungai,” ungkap Mahmiludin.
Diberitakan, dalam bencana itu menghanyutkan tiga warga. Dua di antaranya sudah ditemukan dalam kondisi tewas yakni Jeje alias Juned (60) tercatat warga Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug. Satu lagi bernama Hasysim (60), warga Kampung Aspol, Kelurahan/Kecamatan Cicurug.
Sedikitnya 300 unit rumah warga dilaporkan terdampak banjir bandang akibat meluapnya aliran Sungai Cicatih di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jumlah tersebut merupakan hasil pendataan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/09/2020) pukul 09.30 WIB.
Ratusan rumah, baik rusak berat, sedang, maupun ringan itu tersebar di 11 desa dan satu kelurahan dari tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Cicurug, Parungkuda, dan Cidahu.
Reporter: Ifan | Redaktur: E Sulaeman












