JURNALSUKABUMI.COM – Identitas serta kronologis kejadian dua jasad yang ditemukan Tim gabungan di lokasi berbeda, Selasa (22/09/2020) pagi mulai terungkap.
Kedua mayat laki-laki itu merupakan korban bencana banjir bandang yang menyapu ratusan rumah tersebar di 12 desa dari tiga kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Senin (21/09/2020) sore.
Informasi yang dihimpun, kedua jasad tersebut adalah Hasim (70) warga Kampung Aspol RT. 04/ 07, Kelurahan Cicurug. Dan Jeje Jured (58) asal Kampung Cijolong RT. 05 /05, Desa Sukarindik, Kecamatan Bungursari, Kota Tasik.
“Ya, yang pertama namnya Hasyim. Ia, terseret banjir bandang sesaat sedang berada disekitaran sungai untuk mengambil pasir,” ujar Fery Firmansyah (47) tetangga korban kepada jurnalsukabumi.com dilokasi.
Ia mengatakan, Hasyim sudah 20 tahun bekerja kuli di lokasi tersebut. Nahasnya lagi, rumah hasyim pun ikut terseret musibah ini.
“Saat ini jasad korban sudah dibawa ke kediamannya dan langsung disemayamkan. Korban juga meninggalkan tiga orang anak dan istri bernama Biah,” kata Fery.
Sementara itu, jasad korban lainnya yakni Jeje Jured (58) asal Kota Tasik. Ia dikabarkan terseret arus sungai Cibuntu sesaat melakukan aktivitas seperti biasanya sebagai buruh di Pabrik Roti.
“Posisi Mertua saya ini saat di dalam Pabrik Roti. Namun, tiba-tiba air deras menghantam lokasi ini hingga terbawa banjir,” ungkap Ade Dias menantu korban.
Rencananya, kata Ade jasad Jeje pun langsung di bawa ke Kampung halamannya di Kampung Cijolong RT. 05 /05, Desa Sukarindik, Kecamatan Bungursari, Kota Tasik.
“Langsung di bawa dan dimakamkan di tempat kediaman duka di daerah Tasik Jawa Barat,” pungkasnya.
Repoter: Ifan II Redaktur: Ujang Herlan












