Banjir Terjang Sukabumi, BPBD: 300 Rumah Terdampak Tersebar di 12 Desa dari Tiga Kecamatan

Selasa, 22 September 2020 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sedikitnya 300 unit rumah warga terdampak banjir bandang akibat meluapnya aliran Sungai Cicatih di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jumlah tersebut merupakan hasil pendataan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/09/2020)  pukul 09.30 WIB.

Ratusan rumah, baik rusak berat, sedang, maupun ringan itu tersebar di 11 desa dan satu kelurahan dari tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Cicurug, Parungkuda, dan Cidahu.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Maman Suherman, jumlah korban maupun rumah terdampak masih fluktuatif. Artinya, kemungkinan jumlah data sementara bisa bertambah.

“Inventarisir atau pendataan jumlah rumah rusak masih terus dilakukan. Data sementara di 12 desa (satu kelurahan Cicurug, red) dari tiga kecamatan ada 300 rumah terdampak banjir yang terjadi kemarin sore,” ungkap Maman saat meninjau lokasi di posko utama berlokasi di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Cicurug.

Disebutkan Maman, tim gabungan yang mencapai sekitar 500 personel dari berbagai unsur mulai Selasa pagi sudah disebar dienam titik. Fokus utamanya yakni mengevakuasi korban hilang dan membantu korban terdampak serta membersihkan puing-puing material sisa banjir bandang.

“Penyebab utama (banjir)  masih kita dalami. Yang paling utama lagi kita mengantisipasi banjir susulan karena cuaca di sini mendung, termasuk menyiapkan lokasi pengungsian,” ujarnya.

Diketahui, dalam bencana akibat tingginya intensitas hujan itu dilaporkan tiga warga yang hilang hanyut terseret arus banjir. Identitas ketiga korban yang lenyap saat meluapnya aliran Sungai Cicatih, Senin (21/09/2020), antara lain Ajo (25) dan Juned (60) tercatat warga Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug. Satu lagi bernama Kosim (60), warga Kampung Aspol, Kelurahan/Kecamatan Cicurug.

Reporter: CR1 I Redaktur: E Sulaeman

Berita Terkait

Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota
Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:44 WIB

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:23 WIB

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:38 WIB

Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:50 WIB

Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota

Berita Terbaru