Geliat Baxlaxboy Warna Baru Musik Reggae di Kota Sukabumi

Jumat, 28 Agustus 2020 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Lama tertidur, Skena musik Roots Rock Reggae di Kota Sukabumi mulai bergeliat. Ada apun bagian dari aliran musik Jamaika yang memadukan irama musik steady beat, roots, rock, reggae, ska, dub dan sedikit sentuhan irama Pantura dalam sebuah komposisi musik yang biasa familiar di Jamaika disebut Dub Culture Soundsystem.

Mulai menghengtakan kembali mencari tempat baru untuk memperluas penyebarannya musiknya. Adalah Baxlaxboy, grup asal Kota Cirebon yang dibentuk kira-kira pada tahun 2012-an, coba membangunkan kembali sensasi Rock Root Raggae di Kota Sukabumi, tergerak oleh perkembangan geliat skena musik Kota Sukabumi yang berjalan cepat.

Baxlaxboy diprakarsai oleh Guntur ‘Ophay’ Nursanto. Pria yang berasal dari Kota Cirebon yang sebelumnya tergabung juga dalam sebuah band reggae “ANOTHER PROJECT”, merasa sangat siap untuk mencoba meramaikan skena musik Jamaika khususnya di Sukabumi, bahkan di Indonesia. Menghadirkan suasana baru bagi para penikmat musik Jamaika, khususnya penikmat music elektronik ala Jamaika, Culture Dub Soundsystem di Kota Sukabumi.

Ophay mengatakan, Baxlaxboy sendiri terlahir dari sebuah proyek kamar suka-suka yang yang dikerjakan dengan suka cita. Dimulai sekitar tahun 2012-an, guna menyalurkan kesukaan akan musik Jamaika khususnya irama roots rock reggae, dirinya mencoba meramu nada-nada sederhana dengan irama steady beat ala Jamaika bersama Baxlaxboy menjadi sebuah komposisi musik yang mengajak pendengarnya untuk bernyanyi, berdansa, dan bergembira bersama.

Sambung dia. Merespon banyaknya pertanyaan dari pendengarnya serta merealisasikan cita-cita dalam bermusik, serta banyaknya support dari teman-teman, maka pada tahun 2019, Baxlaxboy merilis mini album pertamanya yang bertajuk “Burn it, Feel it, and Free your mind!”.

Menggabungkan effect-effect khas musik dub seperti delay, echo, reverb, dan juga phaser dalam alunan musik yang dikemas dengan sederhana tetapi tetap mengajak untuk bergembira, bernyanyi dan berdansa bersama.

“Baxlaxboy menjadi sebuah komposisi musik yang mengajak pendengarnya untuk bernyanyi, berdansa, dan bergembira, Beberapa lagu sudah diciptakan dan dirilis secara gratis melalui jejaring sosial kami dalam kurun waktu 5 tahun terakhir ini,” kata Ophay.

Di mini albumnya ini berisi 5 buah track yang mempunyai ciri dan warna yang berbeda-beda. Track pertama dibuka dengan track yang berjudul “Relaxing with The Riddim” sebuah track instrumental yang menyajikan irama roots reggae dub yang easy listening, tetapi mengedepankan unsur rhytem yang harmonis yang digabungkan dengan beberapa tunes melody.

Berikutnya ada track lawas kedua yang diaransemen ulang dengan irama yang lebih fresh. “Mr. Deejay” sebuah track penghormatan untuk semua selector dan deejay yang mempengaruhi karya-karya Baxlaxboy.

Track ketiga, “Life is Free” adalah sebuah ajakan untuk selalu menikmati hidup, karena hidup adalah perjuangan, dan harus dinikmati setiap prosesnya.

Berikutnya ada track “Titik Ketinggian” yang merupakan sebuah anthem dari para penikmat ketinggian. Mengajak pendengarnya menuju titik ketinggian dalam menjalani hari-hari.

Dan di track terakhir ada “Have a Nice Dream” , track instrumental yang akan mengantarkan kita merasakan suasana yang chill out dalam bersafari. Track ini juga termasuk dalam album kompilasi “Nusantara Dub Connection” yang dirilis oleh dubhouse.rec ditahun 2019.

“Harapannya musik Baxlaxboy bisa memberikan warna berbeda bagi para penikmat musik Jamaika, khususnya penikmat culture dub soundsystem di seluruh Indonesia, dan bahkan mungkin dunia,” tutupnya.

Reporter: Rizky Miftah II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali
DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu
Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional
Jelang Musda MUI 2026, Diaga Muda Indonesia Sukabumi Raya Serukan Ukhuwah Islamiyah

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat

Senin, 20 Juli 2026 - 15:56 WIB

Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali

Berita Terbaru