JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPK-UKM) Kabupaten Sukabumi mencatat, sedikitnya sudah ada 9000 pendaftar program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kementrian Koperasi, Jumat (21/08/2020).
Kepala Bidang UKM DPKUKM Kabupaten Sukabumi, Nandang Sunandar mengatakan, dari jumlah tersebut 5000 sudah di kirim ke pusat dan sisanya masih tahap verifikasi.
“Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) akan diberikan kepada 12 juta pelaku usaha mikro sebesar Rp2,4 juta se Indonesia. Pada tahap awal kami sudah mengirimkan 5000 berkas ke Kementrian,” ujarnya saat dihubungi jurnalsukabumi.com.
Sesuai informasi pemerintah pusat, data yang dikirimkan dari tiap daerah ini selanjutnya akan dilakukan verifikasi dan validasi kembali oleh Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kemenkeu dan OJK.
“Jadi, kebijakan lolos atau tidaknya ada di pusat. Adapun mulai pencairannya langsung akan dilounching Pak Presiden pada Senin besok,” terangnya.
Masih kata Nandang, adapun teknis pencairannya nanti si penerima usaha mikro yang tadi kriterianya adalah dia belum pernah atau sedang menerima pinjaman dari perbankan, akan ditransfer sebesar Rp2,4 juta sekali transfer.
“Salah satu persyaratan si penerima memasukan nomor hp agar memudahkan pemerintah dalam informasi lanjutannya. Karena, rencannya via perbankkan BUMN,” pungkasnya.
Reporter: Handi II Redaktur: Ujang Herlan












