Hergun: BI Rencana Luncurkan Uang Pecahan Rp 75 Ribu Apakah Efektif?

Minggu, 16 Agustus 2020 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Heri Gunawan

i

Anggota DPR RI Heri Gunawan

JURNALSUKABUMI.COM – Rencana Bank Indonesia (BI) akan meluncurkan uang pecahan Rp 75 ribu bersama Kementrian Keuangan RI pada besok (17/08/20). Menuai tanggapan dari Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan mempertanyakan apakah efektivitas mengeluarkan uang pecahan Rp 75 ribu saat Indonesia di jurang Resesi akibat pandemi covid-19 saat ini.

“Jika meilihat dari sisi patriotisme memang langkah BI sangat diapresiasi pada momen HUT RI ini. Namun untuk mendorong ekonomi yang saat ini menuju resesi bisa apakah BI bisa mengendalikan” ungkap Heri Gunawan kepada jurnalsukabumi.com.

Menurut legislator Partai Gerindra ini, patut diakui bahwa semenjak adanya Pandemi Covid-19 Bank Indonesia berkontribusi besar dalam upaya memulihkan perekonomian nasional.

Langkah-langkah yang sudah dilakukan BI di antaranya menurunkan suku bunga acuan BI7DRR hingga ke level 4 persen; melakukan quantitative easing sebesar Rp 633,24 triliun per 14 Juli 2020; menjadi pembeli SBN di pasar perdana; dan mengikuti program burden sharing dengan pemerintah.

“Tapi sayangnya, upaya-upaya yang dilakukan oleh BI bersama pemerintah dan lembaga terkaitnya gagal menahan minusnya pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2020,” lanjut wakil ketua Fraksi Gerindra DPR ini.

Sebagaimana yang diumumkan oleh BPS bahwa perekonomian Indonesia pada kuartal II 2020 dinyatakan minus 5,32 persen. Bahkan sejumlah pihak memprediksi tren kurang menggembirakan tersebut akan berlanjut ke kuartal III 2020. Di sini muncul pertanyaan akankah Indonesia masuk jurang resesi?

“Idealnya, semua pihak termasuk BI harus fokus pada permasalahan tersebut. Bagaimana caranya memulihkan perekonomian agar tidak masuk ke dalam jurang resesi,” pungkasnya.

Reporter: Ifan || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes
Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki
Korban Jiwa Kembali Berjatuhan, Tambang Ilegal Masih Marak di Sukabumi
Lilin saat Listrik Padam Berujung Petaka, Tiga Bocah Meninggal dalam Kebakaran di Sukabumi
Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:48 WIB

Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:03 WIB

Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIB

Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki

Berita Terbaru