RSUD Bunut Tidak Menerima Pasien Baru? Ini Penjelasannya!

Sabtu, 15 Agustus 2020 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – RSUD R Syamsudin SH saat ini tidak akan bisa menerima pasien baru. Lantaran, sebagian tenaga kesehatan area ruang rawat inap KPA dan HMM lantai tiga harus isolasi mandiri.

Hal tersebut diketahui setelah Informasi tersebut beredar di aplikasi perpesanan whatshap pada, Sabtu (15/08/20). Dalam informasi berbentuk sebuah foto selembar kertas bertuliskan pengumuman yang sudah tersebar itu menyebutkan.

“Sehubungan dengan jumlah Nakes Area Ruang Rawat Inap Kaca Piring Atas ( KPA) dan Gedung HM Muraz lantai 3 harus melakukan insolasi mandiri sehingga sementara tidak bisa menerima pasien baru.”

Masih dalam pengumuman itu. “Untuk kasus jantung RSUD R. Syamsudin SH, Kota Sukabumi sementara tidak menerima rujukan pasien Jantung, sampai batas waktu yang belum ditentukan.”

“Masih berkaitan hal tersebut, untuk perawatan instensif (PICU dan NICU) juga sementara tidak menerima rujukan pasien dari luar rumah sakit.”

Terkait informasi itu, saat di kompirmasi
Beredarnya tulisan pengumuman di RSUD Syamsudin SH atau yang viral di grup WhatsApp. Kasubag Hukum dan Humas RSUD Syamsudin SH, Dr Supriyanto mengaku tidak mengetahui hal keberadaan tulisan pengumuman tersebut.

“Itu dimana saya juga gak tau yang nulis itu siapa, kalaupun itu sudah jelas pasti kita akan infokan kesemuanya,” ujarnya.

Bahkan kata dia, pihaknya saat ini belum mendapatkan perintah dari direktur Rumah Sakit R Syamsudin SH, terkait adanya informasi tersebut. Sambungnya. Ia pun belum bisa memastikan kabar tersebut hoax atau tidak, pasalanya keberan tentang informasi itu belum jelas.

“Bahkan sampai saat ini dari direktur Syamsudin SH belum ada perintah. Kalo hoax saya belum bisa memastikannya. Bingung juga, karena saya tau juga dari teman,” pungkasnya.

Reporter: Rizky Miftah II Redatur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru