JURNALSUKABUMI.COM – Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 masih 14 hari lagi. Pedagang bendera merah putih, umbul-umbul dan pernak-pernik untuk memeriahkan Dirgahayu RI di Kota Sukabumi mulai bermunculan di berbagai lokasi.
Salah satu lokasinya berada di Jalan Nyomplong Kelurahan Nyomplong Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi. Tempat ini sudah belasa tahun menjadi sentra penjualan umbul umbul dan bendera merah putih.
Para pedagang membuka lapak mulai depan Lapas Kelas II B Nyomplong hingga pertigaan arah menuju Pasar Pasundan. Setidaknya ada lima lapak yang menjual keperluan berbagai bendera dan umbul-umbul merah putih.
Namun para pedagang mengeluh, kondisinya berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2019, misalnya, nasyarakat sudah berburu bendera dan umbul-umbul pada awal Agustus.
“Sekarang masih sepi jika dibanding tahun sebelumnya, tapi biasanya tanggal 10 Agustus mulai ramai,” ujar Budi (39) salah satu pedagang bendera yang berjualan di Jalan Nyomplong Kota Sukabumi, kepada Jurnalsukabumi.com, Senin (03/08/20).
Budi pun tidak mengetahui persis penyebab lesunya penjualan bendera. Keduanya hanya menduga, masih sepinya pembeli bendera dan umbul-umbul bisa jadi dampak pandemi virus corona.
Sementara itu lanjut Budi, untuk harga bendera pun tahun ini mengalami kenaikan yang signifikan untuk bendera upacara berukuran besar ia mematok harga sebesar Rp 80.000 sedangkan untuk bendera berjenis umbul – umbul di kisaran harga Rp 25.000.
“Ada peningkatan harga jika dibanding tahun sebelumnya mungkin karena efek Corona juga jadi harganya naik,” tutupnya.
Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: FK Robbi












