Bentuk Pansus, Dewan Bakal “Kuliti” Penanganan Covid-19 di Sukabumi

Kamis, 9 Juli 2020 - 08:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi membentuk Panitia Khusus (Pansus) program penanganan covid-19 di Kabupaten Sukabumi. Dengan tujuan menyoroti, mempelototi dan “menguliti” program covid-19 oleh Pemkab Sukabumi, Pembentukan Pansus terbentuk dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Rabu (08/07/20).

“Sesuai dengan hasil rapat Badan Musyawarah (Bamus), akhirnya kami sepakat dibentuknya Pansus untuk mengawasi dan mengevaluasi kinerja Pemkab Sukabumi menangani covid-19 itu sendiri,” ungkap Yudha Sukmagara.

Menurut Yudha, dalam hal pembentukan Pansus sendiri dalam rangka menguatkan fungsi dewan itu sendiri sebagai pengawasan, seperti halnya dalam anggaran refocusing dan kebijakan Pemkab Sukabumi itu sendiri.

“Memang ada tiga poin yang akan diawasi pansus juga, yaitu bidang kesehatan, sosial safety dan ekonomi,” tandasnya.

Nantinya Pansus juga akan membedah bagaimana program recovery yang saat ini tengah berjalan di Kabupaten Sukabumi. Recovery menjadi isu utama dalam era new normal dan menghadapi Aadaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Untuk recovery pastinya ada anggarannya untuk dialokasikan. Namun harus jelas bagaimana teknis dan kerjanya nanti,” katanya.

Yudha berharap, dengan dibentuknya Pansus ini, dengan tujuan dalam peran pengawasan DPRD akan optimal, karena dengan penanganan covid-19 ini harus terbuka dan bisa disampaikan kepada masyarakat.

“Kami juga berharap covid-19 ini bisa cepat berlalu, dan yang nantinya bagaimana terdampak covid-19 ini bisa tersentuh dan terbantu,” tandasnya.

Reporter: Herwanto || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara
Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Berita Terbaru