Pembuatan Paspor di Kantor Imigrasi Sukabumi Kembali Dibuka, Begini Prosesnya

Senin, 15 Juni 2020 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi kembali membuka pelayanan pembuatan paspor bagi masyarakat umum. Pelayanan tersebut sementara waktu hanya untuk 30 orang pemohon per harinya, Senin (15/6/2020).

Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi, Adi Heryadi menjelaskan, sebelumnya pelayanan pembuatan paspor ditutup hampir selama tiga bulan sebagai upaya pencegahan Covid-19.

“Setelah hampir selama tiga bulan ditutup, pelayanan pembuatan paspor bagi masyarakat hari ini sudah mulai kembali dibuka,” katanya saat ditemui diruanganya kepada Jurnalsukabumi.com

Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi, Adi Heryadi.

Ia menjelaskan, pelayanan imigrasi untuk masyarakat umum tersebut dilakukan berdasarkan adanya Surat Edaran dari Dirjen Imigrasi tentang Pelaksanan Tugas dan Fungsi Keimigrasian dalam Masa Tatanan New Normal.

“Namun untuk pelayanan pengajuan pembuatan paspor tersebut kuotanya dikurang sebanyak 50 persen, dari hari normal sebelumnya. Sekarang, Kuotanya hanya untuk 30 orang per hari,” ujarnya.

Di hari pertama, lanjut dia, yang melakukan permintaan membuat paspor melalui aplikasi imigrasi ada sebanyak 24 orang dan yang sudah diambil baru 19 orang.

“Sesuai dengan peraturan dari Dirjen Imigrasi, warga yang ingin melakukan permohonan pembuatan paspor harus mengajukan terlebih dulu via aplikasi, setelah itu baru datang ke kantor,” imbuhnya

Ia menambahkan, dibukanya kembali pelayanan imigrasi ini dilakukan dengan menjalankan protokol kesehatan yang sesuai dengan standar pemerintah.

“Pemohon yang akan hendak memasuki area kantor imigrasi Sukabumi harus melalui sejumlah protokol kesehatan seperti wajib menggunakan masker, dan dicek suhu tubuh,” tandasnya.

Reporter: Riki Rahardian || Redaktur: Jon Digos

Berita Terkait

Truk Box Tertabrak KA Pangrango di Cibadak, Satu Pemotor Tewas
Dicekoki Miras hingga Tak Sadarkan Diri, Remaja Sukabumi Diduga Dijual ke Pria Hidung Belang
SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat Nasional
Wajah Baru di Kejari Kabupaten Sukabumi, Tumpal Eben Ezer Dilantik Kajati Jabar
BEM Bersatu Tolak Gerakan Mahasiswa yang Ditunggangi Politik Praktis
Apes! Tabrak Tembok Masjid, Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Massa di Nagrak
Lautan Obor Sambut Tahun Baru Islam, Sukabumi Bersinar dalam Semangat Hijrah
Sudutkan Presiden Prabowo, Eks Ketua BEM UGM Disemprot Relawan Manuk Dadali dan Relawan Sukabumi

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:54 WIB

Truk Box Tertabrak KA Pangrango di Cibadak, Satu Pemotor Tewas

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:16 WIB

Dicekoki Miras hingga Tak Sadarkan Diri, Remaja Sukabumi Diduga Dijual ke Pria Hidung Belang

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:33 WIB

SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:47 WIB

Wajah Baru di Kejari Kabupaten Sukabumi, Tumpal Eben Ezer Dilantik Kajati Jabar

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:13 WIB

BEM Bersatu Tolak Gerakan Mahasiswa yang Ditunggangi Politik Praktis

Berita Terbaru