JURNALSUKABUMI.COM – Perumda AMTJM Kabupaten Sukabumi memberikan tanggapan atas aksi unjuk rasa yang dilakukan Forum Mahasiswa Perubahan Sukabumi terkait dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan water meter dan pemasangan Instalasi Pengolahan Air (IPA) paket baja, Selasa (4/8/2026).
Melalui Humas Perumda AMTJM Kabupaten Sukabumi, Telianti Demoranti, perusahaan menyatakan menghormati dan mengapresiasi penyampaian aspirasi yang dilakukan mahasiswa sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal tata kelola perusahaan daerah yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Kami menyambut baik dan menghargai penyampaian aspirasi tersebut sebagai bagian dari partisipasi masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, dalam mengawal tata kelola perusahaan daerah yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ujar Telianti dalam keterangan tertulisnya.
Menanggapi tuntutan yang disampaikan massa aksi, Telianti menegaskan bahwa proses pengadaan water meter maupun pemasangan IPA paket baja telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan prosedur pengadaan barang dan jasa yang berlaku.
“Proses pengadaan water meter dan pemasangan IPA paket baja dilaksanakan sesuai dengan prosedur pengadaan barang dan jasa yang berlaku,” tegasnya.
Ia menjelaskan, seluruh tahapan pengadaan telah melalui proses analisis, evaluasi, serta audit oleh pihak pengawas sesuai mekanisme pengawasan internal maupun eksternal.
Menurutnya, dugaan penyimpangan yang disampaikan Forum Mahasiswa Perubahan Sukabumi hingga saat ini masih bersifat indikatif dan belum disertai bukti yang konkret.
“Indikasi penyimpangan yang disampaikan oleh Forum Mahasiswa Perubahan Sukabumi hingga saat ini masih berada pada tataran indikasi dan belum disertai dengan bukti yang konkret,” katanya.
Perumda AMTJM Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas dan akuntabilitas dalam setiap proses pengadaan barang dan jasa. Selain itu, perusahaan juga menyatakan terbuka terhadap masukan yang konstruktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk akademisi dan mahasiswa, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan air minum kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi.
“Kami juga mengimbau seluruh pihak agar mengedepankan dialog yang konstruktif serta menggunakan mekanisme resmi dalam menyampaikan aspirasi maupun dugaan yang berkaitan dengan penyelenggaraan perusahaan,” tandasnya.
Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan











