JURNALSUKABUMI.COM – Kondisi bangunan Mushola Al-Islah yang berada di Kampung Tenjolaut, RT 03/10, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, sangat memprihatinkan.
Saat ini, tempat ibadah yang berukuran 4 x 7 meter tersebut kondisinya kian lapuk dimakan usia. Bahkan, tembok dinding pun sudah mulai terkelupas hingga retak.
Ironisnya lagi, atapnya pun nyaris roboh ditambah kayu-kayu jendela yang sudah keropos. Padahal, tempat sholat tersebut masih kerap digunakan warga sekitar.
“Alhamdulilah, sampai saat ini masih selalu dipakai untuk beribadah disetiap waktu. Bahkan, hingga pengajian anak-anak,” ujar Tokoh Masyarakat setempat, Nanung (60) kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (30/05/20).
Ia menjelaskan, kondisi tersebut diraskan cukup lama. Hanya saja, untuk perbaikan belum juga terlaksana lantaran kondisi perekonomian yang begitu pelik. Bahkan, upaya pengajuan pun sudah sering dilakukan. Namun, sampai saat ini belum ada juga.
“Mewakili Masyarakat, saya berharap adanya bantuan untuk perbaikan mushola ini. Lantaran, mushola tersebut sudah ada sejak tahun 1984,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Bojongkembar, Uus Saepudin mengaku, sudah menerima laporan terkait Mushola yang kondisinya saat ini sudah rusak tersebut.
“Saya sudah menyampaikan ke Pemerintah Desa terkait dengan hal tersebut,” sambung Uus pria yang kini berusia 40 tahun itu.
Pihaknya bersama dengan Pemerintah desa tengah melakukan upaya untuk perbaikan nushola ini. “Ya, sudah berupaya, semoga ada jalan. Namun, jika ada Dermawan, lembaga, atau penggiat sosial mau menyumbang silahkan,” pungkasnya.
Reporter : Ruslan AG II Redaktur: Ujang Herlan












