JURNALSUKABUMI.COM – Kurang dari sepekan jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, beberapa ruas jalan protokol di pusat Kota Sukabumi di padati kendaraan yang melintas, baik kendaraan roda empat maupun roda dua.
Sesuai pantauan jurnalsukabumi.com, Senin (18/05/20) beberapa ruas jalan seperti Jalan R E Martadinata, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Ir. H. Juanda , terjadi lonjakan kendaraan hingga terjadi kemacetan hingga sore ini.
Akibatnya, tak sedikit masyarakat terkesan dan tidak menerapkan aturan dan kebjikan pemerintah mengenai
Social Distancing hingga Pisycal Distancing yang menjadi anjuran pemerintah untuk memutus penyebaran virus covid-19.
Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota, AKP Atik mengatakan, pihaknya mengungkapkan peningkatan jumlah kendaraan hingga mencapai 50 persen, di banyak ruas Jalan di Kota Sukabumi.
“Persentase kendaraan meningkat 50% di wilayah Kota Sukabumi. Kendaran didominasi oleh angkutan pribadi dan angkutan umum serta sepeda motor,” kata kepada Jurnalsukabumi.com.
lanjut Atik, kepadatan arus lalulintas terjadi di jalanan pusat Kota dan di sekitar pusat perbelanjaan Kota Sukabumi.
“Untuk kendaraan dari arah Bandung ataupun Bogor peningkatan tidak terlalu signifikan, meningkatnya volume kendaraan ini terpusat di wilayah kota sukabumi,” ujarnya.
Ia menyebut, kepadatan lalu lintas terjadi di prediksi oleh semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri sehingga memicu masyarakat untuk berbelanja kebutuhan pokok dan pakaian.
“Arah yang paling banyak masuk kendaraan ke wilayah kota yaitu dari arah Sukaraja dan dari arah Baros dan Lembursitu,” tandasnya.
Sementara itu, Farhan (20) Warga asal kampung Benteng, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyonh, Kota Sukabumi ,mengatakan dirinya sengaja keluar rumah dengan membawa kendaraan mobil lantaran ingin membeli kebutuhan pokok bulanan dan beberapa persiapan kebutuhan jelang lebaran nanti, namun kata dia, saat melintas di Jalan Printis Kemerdekaan dirinya terjebak macet.
“Sengaja keluar untuk membeli kebutuhan jelang lebaran nanti, tapi karena mungkin saking banyak juga masyarakat yang keluar rumah jadi jalanan macet,” tutupnya.
Reporter: Riki Rahardian II Redaktur: Ujang Herlan












