Sambut Lebaran, Tradisi Anteuran Tetap Dipertahankan Warga Sukabumi

Sabtu, 16 Mei 2020 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Neneng Permatasari (40) dan Rani Fitria (27), kakak beradik sejak pagi menjelang siang terlihat mondar-mandir keluar-masuk rumahnya di Kampung Legoknyenang, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (16/05/2020).

Sambil menenteng rantang, mereka tampak menyambangi rumah-rumah kerabat dan tetangga terdekatnya. Usai mendatangi masing-masing rumah, dan memberikan isi dalam rantang, mereka kembali ke rumahnya berklir orange dan mengisi rantang yang sudah kosong itu.

Rantang itu bersusun empat rangkap terbuat seperti dari bahan stainless, berbentuk bundar dan di pinggir masing-masing pancinya ada kuping untuk pegangan dan kaitan penyangganya. Bagian pancinya ada penutupnya.

Beberapa jenis menu makanan tradisi anteuran menyambut Idul Fitri.

Ternyata, masing-masing panci itu berisi jenis makanan berbeda. Isi makanannya seperti nasi, rendang atau opor ayam, bihun, perkedel, dan kentang.

Hari ini, ternyata bertepatan dengan H-7 Idul Fitri 1441 Hijriah. Dan aktivitas kakak-beradik itu merupakan salah satu tradisi menyambut Idul Fitri. Umumnya tradisi itu disebut anteuran.

“Sudah dari dulu, biasanya seminggu sebelum Lebaran keluarga memasak dan dibagikan ke saudara dan tetangga. Tujuannya, yak sedekah ingin berbagi dengan sesama,” ungkap Rani kepada jurnalsukabumi.com.

Dijelaskannya, kebiasaan itu sudah turun temurun dan tidak berharap diisi oleh penerima makanan yang dibagikannya. Kendati begitu, biasanya para saudara atau tetangga yang menerima makanan, dua atau tiga hari ke depan membalasnya. Mau dengan seperti makanan yang dikirim, kue, atau makanan khas Lebaran lainnya.

“Isinya ada opor ayam atau rendang, nasi, bihun dan makanan lainnya. Ini sudah kebiasaan tahunan keluarga,” bebernya.
Tradisi anteuran itu agaknya sudah mulai memudar. Sebab, tidak di semua wilayah terlihat warga yang melakukannya. 

Reporter: Riki Rahardian II Redaktur: Jon Digos

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Tekankan Pelayanan Publik: Jangan Ada Warga Datang Malah Ditolak
Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan
Ekonomi Lemah Masuk Desil Tinggi, Potret Data Tak Lagi Sesuai Realitas di Sukabumi 
Dugaan Peras Poktan, Pria Ngaku KPK Jabar Terancam 9 Tahun Kurungan 
BBM Solar Langka, HNSI Sukabumi Siap Geruduk Kantor Pertamina
PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Sukabumi Segera Diperpanjang, Kinerja Jadi Penentu
Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang
Iptu Aah Turun Langsung Telusuri Pelajar SMA Kalapanunggal yang Dilaporkan Hilang

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:32 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Pelayanan Publik: Jangan Ada Warga Datang Malah Ditolak

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan

Rabu, 23 September 2026 - 16:03 WIB

Ekonomi Lemah Masuk Desil Tinggi, Potret Data Tak Lagi Sesuai Realitas di Sukabumi 

Rabu, 23 September 2026 - 15:28 WIB

Dugaan Peras Poktan, Pria Ngaku KPK Jabar Terancam 9 Tahun Kurungan 

Selasa, 22 September 2026 - 13:55 WIB

BBM Solar Langka, HNSI Sukabumi Siap Geruduk Kantor Pertamina

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam