DPRD Soroti DAU Kabupaten Sukabumi Ditunda, Apa Katanya?

Minggu, 10 Mei 2020 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSULABUMI.COM – DPRD Kabupaten Sukabumi menyoroti penundaan kucuran dana alokasi umum (DAU) dan atau dana bagi hasil (DBH) Pemerintah pusat untuk Kabupaten Sukabumi.

Pasalnya, dampak akibat penundaan anggaran pusat itu berbagai program yang telah disusun Pemerintah Daerah (Pemda) bisa saja terbengkalai dan bahkan mangkrak.

“Kaget dan sangat disayangkan. Padahal pada rapat Badan Anggaran (Banggar) yang dilaksanakan Bulan April lalu, pihak Pemda mengaku anggarkan refokusing ini sudah diatas 50%,” ujar Ketua DPRD Kabuapten Sukabumi Yudha Sukmagara kepada jurnalsukabumi.com, Minggu (10/05/20).

Menyikapi hal itu, Legislator Jajaway ini mengaku akan segera melakukan rapat Banggar kembali bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) beserta Satgas Covid-19 Kabupaten Sukabumi dalam waktu dekat ini.

“Selasa besok saya akan perjalas langsung dalam rapat banggar yang direncanakan di gelar di Kantor Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Sukabumi (DPKUKM),” jelasnya.

Yuda menegaskan, tak hanya itu dalam rapat nanti juga akan mempertanyakan soal laporan yang diakui sudah mencapai 50% itu pun kenapa masih bisa ditunda. Dan meminta rincian pos-pos anggaran refokusing ini.

“Yang jelas, kita akan kawal penyebab penundaan tersebut. Termasuk pengalokasian laporan DAU dan DBH ini,” tegasnya.

Politisi Gerindra itu juga menegaskan, Pemda harus segera mungkin menyerahkan laporan penyesuaian APBD-nya sesuai kebijakan Pemerintah Pusat.

“Kalau ditunda, kebutuhan anggaran di daerah akan menjadi terhambat. Apalagi dalam pandemi Covid-19 ini banyak penyesuaian-penyesuaian yang harus dilakukan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum juga ada tanggapan dari Pemkab Sukabumi. 

Reporter: Herwanto
Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:34 WIB

Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:12 WIB

Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Berita Terbaru