Soal Kisruh Bantuan Sosial Covid-19, Bukti Pemkab Sukabumi Miskin Data

Kamis, 30 April 2020 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menyoal kisruh bantuan sosial mendapatkan reaksi dari sejumlah desa di Kabupaten Sukabumi. Menunjukan data yang dimiliki Pemkab Sukabumi minim atau miskin data. Pasalnya saat percepatan data dibutuhkan Pemkab Sukabumi kalangkabut dan tidak adanya singkronisasi saat pengajuan. Hal ini diungkapkan Juru Bicara (Jubir) Cemerlang Syndicat Ripal Rinaldi menganggap Pemkab Sukabumi tak memiliki “Big Data” warganya.

“Ini kan sangat ironis sekali saat bantuan datang malah menuai kontroversi. Ternyata benang merahnya adalah data warga yang kurang lengkap,” ungkapnya.

Menurut Ripal, data yang dimaksud adalah bagaimana Pemkab Sukabumi melalui dinas terkait harus memiliki data yang valid, yakni soal pekerjaan warga, status ekonomi dan yang lainnya.

“Bukan hanya biodata warga yang harus dimiliki. Tapi bagaimana aktifitas ekonomi dan kegiatan warga lainnya, sehingga saat ada permasalahan saat ini tidak saling lempar,” jelasnya.

Keberadaan basis data yang lengkap sendiri akan didapat atau diperoleh oleh tingkatan bawah yakni desa dan RT/RW. Namun desanya harus pro-aktif pendataan warga, maka saat kejadian seperti ini tidak kalangkabut.

“Ini kaitan administrasi dan basis data itu sendiri. Kenapa khawatir adanya tumpang tindih saat bantuan, sekali lagi karena minim data dan kurang lengkap administrasi,” jelasnya.

Ia mengharapkan hal ini menjadi catatan bagi Pemkab Sukabumi untuk terus merinci dan mengumpulkan data besar Warga yang harus dimilikinya.

“Ketika data itu lengkap, sangat mudah mengecek data warga mana yang menjadi skala prioritas dan yang tidak. Apalagi secara arus global tentunya data besar bisa secara online atau komputerisasi,” pungkasnya.

Reporter: Hendi
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin
Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak
Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia
Bupati Sukabumi dan Penasihat Presiden Resmikan Huntap untuk Korban Bencana
Polusi Debu Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Menghantui Warga Karangtengah Sukabumi
Gus Uha Jawab Isu Mangkrak Proyek Gedung MUI Cikembar Rp 3 Miliar, Hingga Soal Segel Kontraktor Paving Blok
Satnarkoba Polres Sukabumi Kota Tangkap 47 Orang Pengedar Sabu
Wujudkan Harapan Warga, Danrem 061/SK Letakkan Batu Pertama Jembatan Perintis Garuda di Sukabumi

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:05 WIB

LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin

Sabtu, 18 April 2026 - 20:57 WIB

Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak

Kamis, 16 April 2026 - 20:39 WIB

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

Bupati Sukabumi dan Penasihat Presiden Resmikan Huntap untuk Korban Bencana

Senin, 13 April 2026 - 17:40 WIB

Polusi Debu Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Menghantui Warga Karangtengah Sukabumi

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777