Tengah Pandemic Covid-19, Ratusan Buruh PT. Gunung Salak Mogok Kerja Ada Apa?

Rabu, 15 April 2020 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ratusan buruh PT Gunung Salak (GS) Sukabumi yang beralamat di Kampung Pasirdalem RT 01/02, Desa Babakanpari, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi melakukan aksi mogok kerja. Pasalnya mereka sempat diliburkan selama dua hari, Rabu, (15/04/20).

Melalui pantau jurnalsukabumi.com di lokasi, masa aksi tersebut dominasi perempuan dan di kawal oleh dua orang orator. Ratusan buruh mengenakan pakain warna pink dan berkumpul dan bersorak meneriakan tuntutannya, sejumlah aksi tersebut menuntut terkait meliburkan karyawan selama dua hari dan upah yang tak jelas.

Ketua DPC Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Kabupaten Sukabumi Dadeng Nazarudin mengatakan bahwa, dalam aksi spontan ini, mereka menuntut kepastian selama diliburkan dua hari kemarin.

“Kemarin sempat diliburkan selama dua hari, namun libur tersebut tidak ada penjelasan dari pihak perusahaan, maka dari itu teman-teman buruh menanyakan penjelasannya, kemarin itu libur apa dan haknya seperti apa,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (15/04/20).

Menurutnya, pihak perusahaan meliburkan karyawannya selama dua hari yakni pada tanggal 13 dan 14 April 2020 kemarin. Namun, tanpa ada kesepakatan dan kejelasan terkait teknis dan mekanisne upahnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada hasil keputusan dari mediasi antara pihak perusahaan, Disnakertrans, serikat buruh dan perwakilan buruh.

Reporter: Herwanto
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru