Kreatif, Pelajar SMK Yapan Sukabumi Ciptakan Robot Handsanitizer Lawan Virus Corona

Selasa, 31 Maret 2020 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pelajar SMK Yapan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, yang tergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler robotika, kembali berinovasi membuat robot handsanitizer otomatis dalam memerangi virus Covid-19, dalam hitungan jam.

Rakitan robot super canggih yang berhasil dibuat ini sengaja didesain dan berfungsi untuk mempermudah kerja dan meminimalisir penularan virus melalui sentuhan tangan.

Kerennya lagi, proses pembuatan robot yang diciptakan para pelajar divisi robotika yang dikhususkan untuk melakukan riset-riset dibidang robotik ini pun hanya memakan waktu empat jam saja.

“Robot handsanitizer otomatis ini kita rancang, untuk membantu menyemprotkan cairan disinfektan secara otomatis tanpa menekan pipa botol hand sanitizer,” ujar Pembina Divisi Robotika SMK Yapan Parakansalak, Desa Sukatani, M Pascal kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (31/03/20).

Robot Handsanitizer Otomatis hasil karya pelajar SMK Yapan Parakansalak, Sukabumi.

Manfaatnya kata Pascal, robot ini si pengguna handsanitizer tidak perlu menekan pipa botol, hanya dengan meletakan tangan di bawah pipa, air handsanitizer akan keluar secara otomatis. Pasalnya, robot diramcanh melalui pipa dengan media sensor automatis.

“Adapun spefisifikasi bahan rancangan robot ini yakni, arduino, servo, baterai 5v, jumper, sensor ultrasonic dan 1 botol hand sanitizer SNI,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMK Yapan Parakansalak, Giri Rakasiwi mengungkapkan, hasil karya anak didiknya merupakan hal baru dan sangat bermanfaat ditengah pencegahan wabah virus asal Wuhan ini.

Hasil karya robot handsanitizer otomatis ini dibuat langsung oleh 5 orang siswa yang tergabung dalam Divisi Robotika diantaranya, Ilham, Zulkarnaen, Angga, Dezan dan Feri.

“Ini merupakan peluncuran robot SMK Yapan yang ke-5, dan pembuatan hanya butuh waktu 4 jam. Idenya tadi malam, pas pagi sudah selesai dibuat. Kami berharap, penemuan ini bisa membatu kegiatan kehidupan sehari hari dan memutus penyebaran virus covid-19,” pungkasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi
Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Arah Ibu Kota via Tol Bocimi Kembali Dibuka
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:49 WIB

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB