Jumlah ODP Covid-19 Meningkat Tajam di Sukabumi

Kamis, 26 Maret 2020 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Upaya pencegahan dan mengurangi angka virus covid 19 di Kabupaten Sukabumi. Nampaknya Pemerintah Kabupaten Sukabumi belum membuahkan hasil. Pasalnya berdasarkan data yang tercatat dari Pusat Informasi dan Koordinasi virus corona Kabupaten Sukabumi, terhitung pada pukul 12.00 WIB, Kamis (26/03/20).

Jumlah total ODP dari awal hingga saat ini terdapat 214 orang. Namun yang selesai pemantauan terdapat 30 orang. Sementara yang masih dalam pemantauan petugas medis terdapat 184 orang terdiri dari laki-laki 101 dan perempuan 83 orang. Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) terdapat 26 orang. Namun, yang selesai masa pengawasan medis dan dinyatakan sembuh terdapat 15 orang dan masih dalam pengawasan 11 orang terdiri dari lima orang laki-laki dan enam orang perempuan.

“Jumlah ODP untuk hari ini, memang mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan satu hari sebelumnya, hanya mencapai 130 orang. Meski demikian, untuk jumlah PDP covid 19 mengalami penurunan. Karena, hari sebelumnya terdapat 12 PDP sedangkan update hari ini ada 11 orang. Sementara, untuk jumlah yang positif covid 19 hingga saat ini masih satu orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Harun Alrasyin yang juga sebagai Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid 19 Kabupaten Sukabumi.

Harun menjelaskan, peningkatan data ODP di Kabupaten Sukabumi sendirii, dipengaruhi berbagai faktor. Namun, pada umumnya mereka yang merupakan ODP baru adalah orang yang sering kontak erat dengan PDP Covid 19.

“Jadi, intinya jumlah ODP di Kabupaten Sukabumi ini, meningkat karena mereka sering melakukan kontak fisik dengan PDP covid 19 atau yang sudah melakukan perjalanan ke daerah terpapar,” ujarnya.

Bagi PDP yang berpindah status menjadi ODP Covid 19 ini, ujar Harun, dapat dinyatakan selesai PDP dan bisa menjadi ODP. Lantaran, mereka masih dalam pemantaua ketat dari petugas Puskesmas setempat.

“Lonjakan ODP ini, karena banyak mereka yang datang ke kampung halaman karena di tempatnya bekerja dan bermukim adalah zona merah. Untuk itu, yang jelas bila mereka datang dari lokasi terpapar corna virus agar segera melapor ke pusat kesehatan terdekat. Ini perlu dilakukan agar kami dapat mengetahui dan melakukan pencegahan sedini mungkin,” paparnya.

Langkah antisipasi untuk mencegah lonjakan ODP yang kian signifikan ini, maka pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi akan terus berupaya maksimal. Bahkan, saat ini semarak di setiap keacamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Sukabumi telah melakukan upaya pencegahan. Salah satunya dengan penyemprotan disinfektan.

“Hal lain yang paling penting sekarang bagaimana mengedukasi masyarakat untuk tetap tenang dan tetap menjaga kondisi tubuh agar tetap bersih dan sehat. Salah satunya kita melakukan edukasi dan sosialisasi secara serempak di setiap kecamatan dan desa,” tandasnya.

Reporter: Ifan
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan
Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota
Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:35 WIB

Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:44 WIB

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:23 WIB

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:38 WIB

Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil

Berita Terbaru