CARE Indonesia-Bupati Sukabumi Tandatangani Penghapusan Kekerasan Perempuan

Minggu, 15 Maret 2020 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Yayasan Care Peduli (YPC) atau dikenal sebagai CARE Indonesia bersama Bupati Sukabumi menandatangani penolakan dan mendukung penghapusan kekerasan dan pelecehan perempuan di tempat kerja.

Komitmen tersebut dituangkan secara simbolis melalui penandatanganan bersama, sekaligus memperingati Hari Perempuan Internasional di Lapangan Desa Bojonglongok, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (15/03/20).

Chief Executive Officer of CARE Indonesia, Bonaria Siahaan mengatakan, kegiatan inti kali ini yaitu melakukan penandatanganan Pakta Integritas yang mengandung prinsip-prinsip untuk menghapuskan kekerasan dan pelecehan di tempat kerja. Acara ini juga diikuti dari semua pihak, baik pemerintah, perusahaan, komunitas, akademisi, organisasi masyarakat sipil, media, serikat buruh, sehingga tercipta dunia kerja yang aman, nyaman, sehat dan bermartabat.

“Ini merupakan bentuk komitmen bersama. Termasuk, selaras dengan Visi CARE yaitu menciptakan dunia penuh harapan, toleransi dan keadilan sosial dengan menempatkan peran perempuan sentral,” ujarnya di sela kegiatan.

Lanjut Bonaria, YPC merupakan lembaga nirlaba nasional dan bagian dari konfederasi CARE International yang bergerak di bidang kemanusiaan dan pengurangan kemiskinan itu juga mengaku akan mendorong akan komitmen untuk memastikan mereka dapat menyuarakan hak dan aspirasi mereka secara setara dengan pekerja pria, dan mereka mendapatkan perlakuan yang layak, saling menghormati dan aman dari kekerasan baik di dunia kerja dan dalam keluarga.

“Ya, karena perlindungan terhadap kekerasan bukan saja menjadi tanggung jawab mereka sendiri tetapi adalah tanggung jawab kita semua untuk memastikan pencegahan dan penghapusan kekerasan terhadap perempuan, dalam segala bentuk, di tempat kerja,” jelasnya.

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, kegiatan ini memang bentuk komitmen bersama dalam mendukung penghapusan kekerasan dan pelecehan perempuan di tempat kerja. Hanya saja, Ia mengaku akan lebih konsen dalam memberikan penyetaraan peluang bagi wanita.

“Intinya, kita sama yaitu mendorong peran kaum perempuan untuk lebih berpeluang dalam segala bidang . Baik, peluang mendapatkan pendidikan, kerja, politik dan lain sebagainya. Terutama, mendukung
penghapusan kekerasan dan pelecehan di tempat kerja,” pungkasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Beasiswa Gubernur Jawa Barat 2026 di Nusa Putra University, Berikut Syaratnya!
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Senin, 29 Juni 2026 - 12:45 WIB

Beasiswa Gubernur Jawa Barat 2026 di Nusa Putra University, Berikut Syaratnya!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:34 WIB

Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:12 WIB

Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Berita Terbaru