Era Digital Melesat, Hergun dan BI Beberkan Pembayaran Elektronik QRIS di Syamsul Ulum Sukabumi

Rabu, 11 Maret 2020 - 01:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Anggota DPR RI Heri Gunawan bersama Bank Indonesia (BI) membedah fasilitas pembayaran elektronik secara digital, bersama ratusan mahasiswa Syamsul Ulum, Kota Sukabumi, di Aula STAI Syamsul Ulum, Jalan Bhayangkara, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Selasa (11/03/20).

Heri Gunawan mengatakan, kegiatan bersama mahasiswa menyoal terkait peningkatkan penetrasi terhadap fasilitas pembayaran elektronik melalui Quic Response Code Indonesia Standar (QRIS).
“Data Bank Indonesia, transaksi uang elektronik (cashless) dengan menggunakan media elektronik tumbuh pesat dalam 10 tahun terakhir. Sepanjang tahun 2018, volume transaksi tercatat sebanyak 2,92 Milyar transaksi atau tumbuh 16.600 kali dibandingkan tahun 2009,” ungkapnya.

“Pertumbuhan nilai transaksi juga melesat hingga sebesar Rp 47,19 trilyun atau tumbuh 90,9 kali dari tahun 2009 yang sebesar Rp 519 Milyar. Transisi sistem ekonomi dan keuangan konvensional menuju ekonomi kontemporer berbasis digital semakin diakselerasi oleh perusahaan yang telah melengkapi bisnisnya dengan aplikasi mobile payment berupa uang elektronik. Sementara itu, sistem pembayaran uang elektronik pun juga mengalami perkembangan menjadi card based dan server based,”ungkapnya.

Anggota DPR RI Heri Gunawan saat memberikan materi di Syamsul Ulum Kota Sukabumi.
foto: hendi/jurnalsukabumi.com

Berdasarkan riset morgan stanley tahun 2019 (indonesia banks: fintech) terhadap 1.582 responden, 20% memilih menggunakan pembayaran digital dari perusahaan fintech dibandingkan milik bank, perusahaan telekomunikasi atau e-commerce.

“Dari data Bank Indonesia, terdapat 58 penyelenggara teknologi finansial (tekfin) yang terdaftar dan 38 perusahaan yang mendapatkan izin menerbitkan uang elektronik. Sistem pembayaran yang terkini dan sedang menjadi tren adalah pembayaran dengan pemindaian kode QR yang berbasis server (server based).” jelasnya.

Anggota DPR RI Heri Gunawan foto bersama paserta jaring aspirasi di Syamsul Ulum Kota Sukabumi.
foto: hendi/jurnalsukabumi.com

Kode QR merupakan kode dua dimensi berbentuk kotak yang mampu memuat data secara tepat dan cepat memberikan kenyamanan dan kecepatan yang dibutuhkan dalam pola pembayaran era digital ini.

Reporter: Hendi

Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu
KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi
Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern
PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil
Retribusi Rp7.500 per bulan, DLH Sukabumi Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Lewat MOU
IGD Baru RSUD Palabuhanratu Disiapkan, Layanan Darurat Sukabumi Ditarget Lebih Cepat dan Optimal
Jaga Terumbu Karang hingga Biota Laut, Indonesia Power Perkuat Komunitas PENYU
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:38 WIB

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:08 WIB

KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:50 WIB

Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:37 WIB

PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:31 WIB

Retribusi Rp7.500 per bulan, DLH Sukabumi Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Lewat MOU

Berita Terbaru