Miris, Puluhan Tahun Warga Cikidang Gunakan Jembatan Talang Lapuk dan Karat

Minggu, 23 Februari 2020 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga Kampung Ciherang, Desa Gunungmalang, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan jembatan penyebrangan yang digunakannya rapuh, rusak dan berkarat. Padahal jembatan yang menjadikan penghubung warga sebagai aktifitas ekonomi warga.

Informasi dihimpun jurnalsukabumi.com, pada Tahun 2005 talang air tersebut sudah tidak di gunakan, hingga warga Kampung Ciherang Cikidang berinsiatif dan bermusyawarah bersama pemerintah Desa dan pihak Perkebunan Sukamaju untuk di jadikan akses penyebrangan sementara. Mengingat akses penyebrangan (Jembatan) yang terbuat dari kayu hanya terpakai sebentar, tak lama rusak karena sering terseret derasya air Sungai.

Konon katanya, jembatan yang dulunya talang air tersebut, berdiri dan dibuat sejak Indonesia masih dalam penjajahan oleh sekutu Belanda pada Tahun 1801. Talang air saat jaman dulu berfungsi dan berguna untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), perkampungan listrik tepat berada di wilayah Cikidang Kabupaten Sukabumi.

Seorang tokoh pemuda Mahmud saat di temui jurnalsukabumi.com mengatakan, bahwa saat ini warga membutuhkan jembatan yang layak untuk dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat, mengingat akses penyebrangan ini menghubungkan tiga Kecamatan yakni Cikidang, Kalapanunggal dan Kabandungan. 

“Iya jembatan yang saat ini di gunakan warga dan menghubungkan tiga kecamatan ini sangat lah berguna bagi warga yang melakukan aktifitas. namun jembatan yang terbuat dari talang air bekas patilasan penjajah ini, saya nilai sudah rapuh dan rusak dari sisi penyanggah dan baud besi penguatpun sudah tidak ada,” ujar  Mahmud tokoh pemuda kepada jurnalsukabumi.com, Minggu (23/02/20). 

Sambung Mahmud (35), saya hanya mengharapkan dari pemerintah pusat pemerintah daerah untuk kepeduliannya agar melihat jembatan yang sudah rapuh dan nyaris roboh.

“Kami berharap, pihak pemerintah bisa memperhatikan jembatan ini, secara langsung, mengingat kedepannya di takut terjadi hal – hal yang tidak di inginkan,” tegasnya.

Reporter: Ifan 
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Senin, 29 Juni 2026 - 13:56 WIB

Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:34 WIB

Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:12 WIB

Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Berita Terbaru