Tewas Dibacok Usai Futsal, Sosok Raisad di Mata Tetangga

Sabtu, 22 Februari 2020 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Isak tangis dan haru mengiringi proses pemakaman Raisad Lukman P (16), siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Cibadak, Kabupaten Sukabumi. foto: irfan/jurnalsukabumi.com

i

Isak tangis dan haru mengiringi proses pemakaman Raisad Lukman P (16), siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Cibadak, Kabupaten Sukabumi. foto: irfan/jurnalsukabumi.com

JURNALSUKABUMI.COM – Kematian Raisad Lukman P (16), siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Cibadak, Kabupaten Sukabumi menyisakan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, teman, dan tetangganya. Siswa kelas X ini meregang nyawa setelah bagian punggungnya terkena bacokan di Jalan Siliwangi, tepatnya di Kampung Cipanggulaan, Desa Pondokkasolandeuh, Kecamatan Parungkuda, Jumat (21/2/2020), sekira pukul 19.00 WIB.

Menurut tetangga korban, Sri (50), sosok Raisad sehari-hari dikenal pendiam, sopan, dan rajin ibadah. Oleh karena itu, dia dan tetangganya lainnya terkejut ketika insiden yang menimpa Raisad.

BACA JUGA: Detik-detik, Pelajar Tewas Dibacok di Parungkuda. Ini Kesaksian Teman Korban

BACA JUGA: Polisi Otopsi Jenazah Korban Pembacokan Pelajar di Parungkuda

“Masih belum percaya aja(Raisad) meninggal. Dia sangat baik, pendiam, walaupun memang anaknya jarang untuk bergaul. Kalau pulang sekolah dia langsung ke rumah dan anaknya memang rajin beribadah,” ungkap Sri saat menghadiri prosesi pemakaman di rumah korban di Kampung Cipanggulaan RT 06/02, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (22/2/2020).

Diberitakan, Raisad meregang nyawa setelah bersimbah darah terkena bacokan senjata tajam ketika pulang menonton pertandingan futsal antarsekolah. Dia pulang dibonceng temannya menggunakan sepeda motor. Sementara beberapa temannya menaikin angkot dan sepeda motor lainnya.

Saat melintas di lokasi, rombongannya diserang yang diduga oleh siswa dari kubu sekolah lainnya. Nahas, Raisad terkena bacokan. Nyawanya melayang saat tengah dibawa ke RS Bhakti Medicare.

Reporter: Irfan
Redaktur: Yoga A Suhada

Berita Terkait

Hari Ketiga Pencarian Tobi Efendi, Tim Gabungan Perluas Penyisiran hingga 9 Nautical Mil
Peduli Gizi Anak Bangsa, Aliansi Masyarakat Bakal Gelar Aksi Damai di Lapang Merdeka Sukabumi
Truk Box Tertabrak KA Pangrango di Cibadak, Satu Pemotor Tewas
Dicekoki Miras hingga Tak Sadarkan Diri, Remaja Sukabumi Diduga Dijual ke Pria Hidung Belang
SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat Nasional
Wajah Baru di Kejari Kabupaten Sukabumi, Tumpal Eben Ezer Dilantik Kajati Jabar
BEM Bersatu Tolak Gerakan Mahasiswa yang Ditunggangi Politik Praktis
Apes! Tabrak Tembok Masjid, Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Massa di Nagrak

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 12:25 WIB

Hari Ketiga Pencarian Tobi Efendi, Tim Gabungan Perluas Penyisiran hingga 9 Nautical Mil

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:44 WIB

Peduli Gizi Anak Bangsa, Aliansi Masyarakat Bakal Gelar Aksi Damai di Lapang Merdeka Sukabumi

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:54 WIB

Truk Box Tertabrak KA Pangrango di Cibadak, Satu Pemotor Tewas

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:16 WIB

Dicekoki Miras hingga Tak Sadarkan Diri, Remaja Sukabumi Diduga Dijual ke Pria Hidung Belang

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:33 WIB

SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat Nasional

Berita Terbaru