Bocah 10 Tahun, Diserang Orang Misterius di Sukabumi

Rabu, 19 Februari 2020 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Nasib nahas menimpa NS, bocah yang masih 10 tahun asal Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, diduga diserang orang misterius hendak pulang sekolah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, NS yang masih duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah (MI) itu dipukuli orang yang tidak kenal sekira pukul 12.30 WIB, Selasa (18/2/20) kemarin.

Saat itu, NS pulang sekolah sendirian namun ketika tiba di lokasi kejadian tepatnya di Kampung Cienog, secara tiba-tiba diserang orang tidak dikenal dan langsung mencekik leher korban. Untungnya, korban berhasil melepaskan cekikan pelaku dan langsung melarikan diri pulang ke rumah.

Orang tua korban, Ahmad Supendi (60) menuturkan, saat pulang sekolah keluarga kaget karena melihat kondisi anaknya mengalami pendarahan di mulut dan hidungnya. “Kaget, dan saya langsung menanyakan hal tersebut, ternyata anak saya mengalami penyiksaan sama orang tidak dikenal,” kata Ahmad, Rabu (19/02/20).

Karena lukanya cukup serius, dan takut terjadi hal yang tidak diinginkan lanjut Ahmad, langsun membawa anaknya ke pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan. “Akibat kejadian itu, anak saya mengalami luka bekas cekikan dibagian leher. Sehingga langsung dibawa untuk pengobatan,” kesalnya.

Sementara itu dihubungi terpisah, Guru Ngaji korban, Fachri Wanuri Andani (25) membenarkan bahwa muridnya mengalami peristiwa tersebut. Menurutnya, saat ini korban sudah ada dirumah dengan mengalami beberapa luka. “Kondisi korban mengalami luka luka, jari telunjuk nya patah akibat melakukan perlawanan dan luka pada leher akibat cekikan,” ujar Fachri kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (19/2/2020).

Reporter : Ruslan Redaktur : Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru