DPESDM Provinsi Jabar, Penambang Ilegal Jangan Kotori Geopark

Kamis, 13 Februari 2020 - 13:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Keberadaan Geopark Ciletuh di Kabupaten Sukabumi yang terdiri dari 74 desa dari delapan kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Dinas Perindustrian Ekonomi dan Sumberdaya Mineral (DPESDM) Provinsi Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono mendata ada 17 pertambangan di wilayah Geopark Ciletuh secara resmi, sehingga hal ini harus terus dilakukan dua sisi yakni kewenangan selaku pemerintah adalah pembinaan dan untuk kepolisian penertiban dan penindakan.

“Regulasi Geopark Ciletuh ini dibahas bersama antara pemerintah, akademisi dan publik, sehingga soal pertambangan ini harus komitmen bersama membangun Sukabumi dalam wisata Geopark,” ungkap Bambang.

Dari puluhan desa masuk pada area Geopark Ciletuh, tidak semuanya memiliki area hutan lindung, hanya berdasarkan Geo Site yang ada, untuk pertambangan di Geopark sendiri pihaknya mengharapkan untuk menunggu regulasi yang ada.

“Yang mengantongi IUP ini sudah secara resmi, namun untuk yang ilegal kami hanya berkewenangan pembinaan saja,” katanya.

Ia mengharapkan, ilegal mining di Sukabumi bisa diminimalisir keberadaanya, terkait Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Sukabumi pun dari 115 hektar yang ada hanya 11,5 hektar yang sedang diajukan. Namun menunggu keputusan kementrian ESDM.

“Ayo kita kawal Geopark Ciletuh ini, dengan meminimalisir ilegal mining, baik dengan pendekatan dan pembinaan,” jelasnya.

Reporter : Hendi
Redaktur : FK Robbi

Berita Terkait

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Ditutup Gabah Kering, Truk KDMP Diduga Selundupan 100 Jerigen Pertalite 
Pengukuran Lahan Eks HGU PT AJA Difasilitasi Polisi, Tokoh Palabuhanratu Lengkapi Bukti Siapkan Gugatan PTUN
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Ditutup Gabah Kering, Truk KDMP Diduga Selundupan 100 Jerigen Pertalite 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Pengukuran Lahan Eks HGU PT AJA Difasilitasi Polisi, Tokoh Palabuhanratu Lengkapi Bukti Siapkan Gugatan PTUN

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Berita Terbaru

Religi

BAZNAS Kabupaten Sukabumi Bawa Pulang Penghargaan Nasional

Jumat, 16 Okt 2026 - 12:22 WIB