PT. Koin Baju Global Didemo, Ini Tanggapan Serikat Buruh FSB Garteks

Kamis, 6 Februari 2020 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menyoal, aksi unjuk rasa ribuan buruh PT Koin Baju Global, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC ) Federasi Serikat Buruh Garmen, Kerajinan, Tekstil, Kulit dan Sentra Industri Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSB GARTEKS SBSI), Kabupaten Sukabumi, Abdul Aziz Pristiadi angkat bicara.

Ia mengecam keras perusahaan yang tidak mengacu pada Upah Minimum Kabupaten (UMK) sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur. Terlebih, mereka (para karyawan) menuntut pihak perusahaan lantaran cuti haid dan tunjangan insentif dihilangkan.

“Ada beberapa perusahaan yang mengacu kepada UMK. Tetapi hak – hak pekerja mengenai tunjangan – tunjangan itu dihilangkan,” kata Azis kepada Jurnalsukabumi.com, Kamis (06/02/20).

Mengenai tunjangan karyawan sambung Azis, itu semua sudah diatur dalam pasal 94 dan 157 UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakejaan. Kemudian, mengenai komponen upah yang berkaitan dengan tunjangan – tunjangan juga diatur dalam pasal 5 PP 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan.

Menurutunya, dalam PP tersebut dijelaskan bahwa komponen upah terdiri dari : (a). Upah Pokok dan Tunjangan Tetap; dan (b). Upah Pokok, Tunjangan Tetap, dan Tunjangan Tidak Tetap. Untuk itu, perusahaan tidak boleh menghilangkan hak – hak pekerja yang sebelumnya sudah berjalan demi terpenuhinya UMK di perusahaan.

“Maka dari itu, Kami FSB Garteks Kabupaten Sukabumi mengecam keras kepada perusahaan yang menghilangkan hak – hak pekerjanya berupa tunjangan – tunjangan hanya karena dengan alasan kenaikan upah.” tegasnya.

Azis juga berharap kepada Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakentrans) Kabupaten Sukabumi, memberikan teguran kepada perusahaan yang “nakal” yang tidak menjalankan aturan – aturan ketenagakerjaan secara menyeluruh dan konsekuen.

“Dan kami FSB Garteks Kabupaten Sukabumi, siap membantu para buruh bila diperlukan dalam menangani persoalan tersebut,” pungkasnya.

Reporter : Ruslan
Redaktur : Ujang Herlan

Berita Terkait

Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026
Kawal Kelanjutan Program MBG, Seniman HG Sukabumi Ikut Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
Pesisir Sukabumi Bersuara, HNSI Minta Aturan Benur Tak Lagi Membingungkan Nelayan
Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Nahas! Pemuda Asal Cikidang Tewas Tenggelam di Curug Tiga Kabandungan
Warga Geruduk Pengembang Perumahan di Nagrak, Tuntut Janji yang Tak Kunjung Ditepati
Modus Bakso Isi Sabu Terbongkar, Lapas Sukabumi Perketat Pengawasan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:29 WIB

Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:25 WIB

Kawal Kelanjutan Program MBG, Seniman HG Sukabumi Ikut Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:19 WIB

Pesisir Sukabumi Bersuara, HNSI Minta Aturan Benur Tak Lagi Membingungkan Nelayan

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:16 WIB

Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Berita Terbaru

OPINI

Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:29 WIB