JURNALSUKABUMI.com – Wacana akan dicabutnya subsidi gas 3 kilogram oleh Pemerintah pusat sudah mulai menuai kontra hingga ke daerah. Termasuk ke Kecamatan Cikembar, rencana kenaikan harga gas melon itu menjadi buah bibir, terutama di kalangan pedagang dibuat menjerit.
Pedagang bakso keliling Akmaludin (38) merasa keberatan jika pemerintah menaikan harga atau mencabut subsidi gas 3 kg. Menurutnya, hal ini bakal menambah pengeluaran.
Pria yang kerap disapa Amay tersebut juga mengatakan, satu tabung gas 3 kg biasanya habis selama empat hari. “Kalau benar naik harga gas, bakal nambah pengeluaran lagi,” keluhnya, Jumat (24/1/2020).
Jika memang gas melon ini naik, Amay berharap dirinya terdaftar sebagai penerima subsidi. “Ya harapannya, saya kebagian subsidi. Jadi ketika harga gas naik, tidak berpengaruh,” harapnya.
Reporter: Ruslan
Redaktur: Yoga












