Rencana Peralihan Komoditas Karet Jadi Sawit, PTPN Harus Buat AMDAL

Sabtu, 21 Desember 2019 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Rencana PT Perkebunan Nusantara VIII (PTPN VIII) Cibungur menggati komoditas karet menjadi sawit. Nampaknya terus menuai sorotan dari sejumlah pihak soal dampak yang akan terjadi sehingga pentingnya membuat Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

“Penanaman pohon sawit di Sukabumi tidak baik jika hanya melihat sisi ekonomis. Karena tanaman sawit memiliki damnpak yang buruk bagi tanah dan serapan air yang begitu banyak. Maka pentingnya AMDAL,” ungkap mantan Aktivis HMI Sukabumi Aris Risdiansyah.

Menurut Aris, tanaman sawit pasti ditanam dengan sistem monokultur dan selalu menggunakan pupuk an-organik yang jika digunakan secara terus menerus akan menyebabkan perubahan struktur tanah, seperti pemadatan dan kandungan unsur hara dalam tanah menurun ditambah pencemaran lingkungan.

“Selain itu juga tanaman sawit membutuhkan air sebanyak 20-30 liter/ pohon, serta dapat menyebabkan kuantitas air pada tanah berkurang, hal ini akan menyebabkan lingkungan sekitar perkebunan sawit rawan kekeringan apabila tiba musim kemarau,” tegasnya.

Selain dampak secara ekologis, Aris mempertanyakan dokumen perizinan serta dokumen AMDAL yang sudah dimiliki oleh PTPN VIII Cibungur, ketika rencana merubah komoditas karet menjadi kelapa sawit, tentunya setiap tanaman yang ditanam akan memberikan dampak terhadap lingkungan yang berbeda. Serta kebijakan terhadap kepemilikan dokumen lingkungan dalam usaha perkebunan termasuk kelapa sawit wajib memiliki AMDAL bukan hanya swasta tapi juga BUMN,

“Jangan asal ingin ikut tren Mega Sekor Sawit yang sedang terjadi di Indonesia dan melupakan kewajiban lingkungan. Itu salah kaprah,” tandasnya.

Reporter : FK Robbi
Redaktur : Jon Digos

Berita Terkait

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia
Bupati Sukabumi dan Penasihat Presiden Resmikan Huntap untuk Korban Bencana
Jaga Listrik, Jaga Nyawa Lewat Donor Darah
Evaluasi Program MBG! Komunikasi dan Edukasi Anggaran Dinilai Perlu Diperkuat
DLH Sukabumi Serahkan Sertifikat ProKlim, Desa Kutajaya Raih Kategori Utama
Wabup Sukabumi Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Penanganan Stunting
Jalan Mulus, Aktivitas Lancar: Warga Ciambar Sampaikan Rasa Syukur
Pemkab Sukabumi Percepat Groundcheck Kedua untuk Reaktivasi Peserta PBI JK

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:39 WIB

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

Bupati Sukabumi dan Penasihat Presiden Resmikan Huntap untuk Korban Bencana

Kamis, 16 April 2026 - 12:54 WIB

Jaga Listrik, Jaga Nyawa Lewat Donor Darah

Rabu, 15 April 2026 - 21:53 WIB

Evaluasi Program MBG! Komunikasi dan Edukasi Anggaran Dinilai Perlu Diperkuat

Rabu, 15 April 2026 - 14:06 WIB

DLH Sukabumi Serahkan Sertifikat ProKlim, Desa Kutajaya Raih Kategori Utama

Berita Terbaru

HEADLINE

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia

Kamis, 16 Apr 2026 - 20:39 WIB

RAGAM

Jaga Listrik, Jaga Nyawa Lewat Donor Darah

Kamis, 16 Apr 2026 - 12:54 WIB

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777