BNNK Sukabumi Bareng Tim Gabungan Gelar Razia di Lapas Warungkiara

Senin, 16 Desember 2019 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ratusan Narapidana Blok A ,B dan F di Lapas Kelas III Warungkiara Sukabumi, menjadi sasaran penggeladahan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sukabumi bersama tim gabungan TNI, Pilri, Selasa (16/12/19) pagi.

Melalui pantauan dilokasi, Blok Asoka, Bougenvile, Flamboyan yang dihuni masing-masing oleh Napi sebanyak sekitar 109 orang, ini menjadi sasaran penggeledahan tim gabungan BNNK Sukabumi. Seluruh napi yang berada di Blok Asoka dipastikan tersandung kasus tindak pidana Narkotika dan kriminal, masing masing berasal dari Bogor, Jakarta, Sukabumi dan Depok

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sukabumi AKBP Deni Yus Danial mengatakan, sidak sekaligus melakukan tes Urine ini adalah kegiatan rutin, bukti kerja sama antar Lapas Warungkiara dan unsur Pemda,TNI,Polisi untuk meyakinkan Lapas Bebas Narkoba melalui program P4GN.

“Iya kegiatan sidak ini kami lakukan tes urine terhadap Napi, saat ini kita tidak ditemukan penyalahgunaan narkob oleh Napi, kita nyatakan negatif semua,” ungkapnya.

Sambung Yus Danial, dalam kegiatan rutin ini untuk Lapas Bebas Narkoba serta mencanangkan program P4GN lapas Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan predaran narkotika.

“Ini sekaligus program P4GN dalamrangka Sukabumi bersinar, dengan memasuki Lapas Warungkiara mencegah peredaran dan penggunaan narkoba,” katanya.

Sementara itu Kepala Lapas Warungkiara R.M Khristyo menjelaskan, hal ini merupakan kegiatan yang beberapa kali dlakukannya serta menindaklanjuti surat edaran dari di rektorat Jendral Pemasyarakatan untuk dilakukan razia dan tes urine.

“Alhamdulillah penggeledahan saat ini diilakukan untuk memberantas narkoba dan penyalahgunaan narkotika di Lapas, Dari hasil yang dilakukan tidak menemukan satu orang napi pun membawa maupun menggunakan narkotika,” katanya.

Reporter : Ifan
Redaktur : FK Robbi

Berita Terkait

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi
Gempa M4,1 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:33 WIB

Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan

Berita Terbaru