Rencana Pembangunan Soccer Camp Menuai Polemik di Cikidang, Penggarap Pertanyakan Lahan

Rabu, 27 November 2019 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Rencana pembangunan Komplek Olaharaga Sepak Bola (Soccer Camp) di Kecamatan Cikidang menuai masalah. Pasalnya dari lahan 60 hektar yang akan digunakan ada delapan hektar tanah penggarap yang dikhawatirkan terkena pembangunan di Kp Pasirlangkap, Desa Bumisari, Kecamatan Cikidang, sehingga para penggarap melakukan audiensi dengan Kepala Desa Bumisari dan Badan Pertanahan (BPN) Kabupaten Sukabumi di Kantor Desa Bumisari, Rabu (27/11/19.

Salah Seorang Kuasa Edi Suhendi, melakukan audensi dengan pemerintah Desa Bumisari dan BPN Kabupaten Sukabumi untuk memastikan lahan yang akan di bangun soccer camp tidak menyeret lahan garapan masyarakat yang luasnya 60 hektar. Untuk diukur kembali agar tidak menjadi polemik dan keresahan warga.

“Kami sebagai kuasa dari masyarakat, mengajukan lahan yang di akuinya masyarakat luasnya sekitar 60 hektar untuk di inventarisir kembali, kami ingin mendaftarkan penggarap untuk di ketahui oleh kepala desa, danramil, camat dan kapolsek,” ujar Hendi setelah melakukan audensi di aula rapat kantor Desa Bumisari, Kecamatan Cikidang, Rabu (27/11/2019).

Sementara itu, kepala Desa Bumisari Sholihudin mengatakan, pihaknya dalam audensi tersebut hanya sebagai mediator, yang sebelumnya telah datang kepadanya seorang yang mengaku sebagai kuasa dari masyarakat penggarap di Pasirlangkap.

“Dalam mediasi ini sudah di jelaskan bahwa kita (red-Pemerintah Desa) sebagai mediator untuk permohonan dari pihak yang mengaku kuasa masyarakat, kita mengabulkan dan memfasilitasi walaupun secara administrasi desa yang mengundang,”ujarnya.

Masih kata Sholihudin setelah melakukan audensi akhirnya disimpulkan dan berdasarkan rekomendasi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sukabumi lahan 60 hektar yang di persoalkan yang berdekatan dengan lahan yang akan di bangun untuk Soccer Camp harus di ukur ulang dengan di biayai oleh kelompok yang mengatas namakan penggarap ataupun pihak perusahaan.

“Yang membuat saya tidak nyaman di isukan bahwa saya tidak pro masyarakat, mempersulit masalah, mempersulit pengajuan mereka, padahal saya sudah tiga tahun menjadi kades tidak ada satu orang pun datang ke saya memohon menanyakaan lahan garapan tersebut, nah dengan adanya rencana pembangunan lapangan bola oleh PSSI, munculah isu bahwa lahan itu sudah di sisihkan dan di lahan tersebut ada 100 pemukiman warga, padahal saya lihat gak ada,” tandasnya.

Sementara itu, kepala Seksi Penataan Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sukabumi, Iput Parera mengatakan , Ia melakukan kroscek data atas penguasaan garapan. Namun untuk tepat lokasinya belum bisa menjelaskan secara pasti.

“Saya hanya sebagai penengah dalam rangka audensi ini dan sudah diambil kesimpulan antara badan hukum, masyarakat dan pemerintah desa untuk dua kegiatan, inventarisasi ulang, dan pendataan ulang,” katanya.

Reporter : FK Robbi
Redaktur : Rustandi

Berita Terkait

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi
Gempa M4,1 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Berita Terbaru