Perahu Nelayan Tertabrak, Satu Hilang Dalam Pencarian

Minggu, 3 November 2019 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Nahas, yang tertimpa Amit (50) Nelayan warga Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Korban tertabrak Kapal Perahu KR Baruna Jaya BPPT sekitar Pukul 14.53, diperairan Pantai Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten dengan koordinat perkiraan 07° 5’49.48″S 106°18’16.48″E. Sabtu (02/11).

Informasi yang dihimpun, peristiwa maut Lakalaut sendiri berawal saat korban bersama dua nelayan lainnya Andi (30) dan Nurdin (45) menumpangi perahu yang digunakankannya hendak menuju Ujung Genteng. Karena tak bisa menghindar hingga tertabrak bagian tengah perahunya hingga terbelah. Kedua korban sempat dilarikan ke RSUD Palabuhanratu dan satu korban hilang.

“Memang saya melihat ada perahu yang mau menabrak. Tapi karena sudah dekat saya tak bisa menghindar hingga tertabrak,” ungkap Andi.

Sementara itu, Kakansar Jakarta, Hendra Sudirman, melalui Korpos Sukabumi Faber Sinaga menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari pihak KR Baruna Jaya, telah terjadi tabrakan tersebut terjadi sekitar pukul 13.35 Wib saat itu KR Baruna Jaya saat sedang melakukan survei secara tiba – tiba kapal nelayan muncul dari lambung kiri haluan dan menabrak haluan KR Baruna Jaya.

“Laporan yang kami terima, saat sebelum kejadian Kapal KR Baruna Jaya berusaha menghindar tapi karena jarak sudah dekat sehingga insiden tabrakan tidak bisa dihindari, hingga saat ini satu orang nelayan masih dalam pencarian tim sar Gabungan Banten,” ungkapnya.

Setelah kejadian, proses evakuasi terhadap dua korban mulai sekitar pukul 16.35 WIB setelah pihak BPPT meminta bantuan Kansar Jakarta untuk pengawalan dan pengamanan terhadap dua nelayan yang selamat untuk dievakuasi ke darat.

“Kami langsung berkoordinasi dengan pihak, Pol air, HNSI dan perwakilan dari nelayan, dan Tim Rescuer Pos Sukabumi untuk menyiapkan kapal penjemputan dan mengevakuasi korban selamat dari KR Baruna Jaya dengan intercept di sekitar PLTU Palabuhanratu,” tandasnya.

Reporter : FK Robbi
Redaktur : Rustandi

Berita Terkait

Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu
Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu
Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir
Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam
DLH Sukabumi Beberkan Fakta Lingkungan, Dua Kecamatan Mulai Krisis Air
Nelayan Sukabumi Tercekik BBM, Dinas Perikanan Soroti Solar Subsidi yang Menyusut
BBM Industri Langka, Nelayan Palabuhanratu Sukabumi Menjerit
Heboh Penemuan Mayat di Kabandungan Ternyata Hoaks, Polisi Berhasil Selamatkan Seorang Wanita

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:53 WIB

Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu

Senin, 25 Mei 2026 - 00:01 WIB

Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:07 WIB

Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:05 WIB

Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:20 WIB

DLH Sukabumi Beberkan Fakta Lingkungan, Dua Kecamatan Mulai Krisis Air

Berita Terbaru