JURNALSUKABUMI.COM – Tak butuh waktu lama, usai ditemukan adanya enam pasien positif DBD (Demam Berdarah Dengue) yang tersebar di tiga desa meliputi Desa Gunungguruh, Desa Kebonmanggu dan Desa Sirnaresmi. Akhirnya Camat dan Puskesmas Gunungguruh bergerak cepat turun gunung memberangus sarang nyamuk Aedes Aegypti dengan melakukan fogging, Rabu (24/06/20).
Tindakan pengasapan atau fogging memang sangat efektif untuk memberangus populasi nyamuk jenis ini menghindari DBD.
“Kami lakukan fogging ini untuk membunuh nyamuk aedes aegypti ,”kata Dedi Setiadi Kepala Puskesmas Gunungguruh, kepada jurnalsukabumi.com.
“Kami melakukan fooging ini setelah adanya warga di tiga desa sebanyak enam orang positif mengalami infeksi yang penyebab utamanya virus dengue,” katanya.
Hal yang sama dikatakan Ading Camat Gunungguruh mengaku, optimis dengan upaya melakukan aksi fogging yang dilakukannya, rabu( 24/06/2020) ia yakin betul wabah ini akan teratasi.
“Pengasapan langkah eplfektif, nyamuk ini akan hangus pasti,” ujarnya.
Ading juga, tak lupa memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap semua pihak yang telah terlibat dalam aksi dengan memberangus nyamuk diwilayahnya.
“Saya sangat bangga ada dukungan besar dari koramil, polsek, jajaran desa dan puskesmas terlebih untuk kalangan perusahaan SCG dan Pocarisweat, sehingga acara ini terlaksana,” tandas Ading Camat Gunungguruh
Sementara itu, koordinator pelaksana teknis tindakan pengasapan atau fogging Eri Kustiawan mengatakan kepada jurnalsukabumi.com, tak henti-hentinya mengajak warga Kecamatan Gunungguruh untuk senantiasa menjaga diri dan lingkungan.
“Pertama kalinya ditemukan oleh masyarakat dan tim puskesmas. Untuk itu mari kita bersama-sama senantiasa melaksanakan PHBS,” kata Eri Kustiawan Petugas Pemberantasan Penyakit Menular ( P2M) Puskesmas Gunungguruh.
Reporter: Hendi || Redaktur: FK Robbi






