Aku, Kau dan Perkebunan Sawit

Senin, 15 Juni 2020 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Aris Rindiansyah
Direktur Simulacrum Institute

Pohon Sawit bukanlah tanaman asli Indonesia, pohon ini didatangkan oleh orang Belanda dan ditanam di kebun raya bogor pada tahun 1848, karena tanam tersebut bisa tumbuh dengan baik maka sejak 1910 tanaman sawit mulai dibudidayakan secara komersial dan meluas di Sumatera.

Dalam pembudidayaan sawit secara komesial di Indonesia di isi oleh pro dan kontra disatu sisi perkebunan sawit memberikan manfaat sebagai penyumbang devisa yang cukup besar, disisi lain prakterk komersialisasi sawit juga menimbulkan konflik antara perusahaan perkebunan sawit dengan masyarakat yang ada disekitar perkebunan, baik konflik sengketa lahan maupun kekhawatiran masyarakat akan bahaya penanaman pohon sawit secara massal.

Bahaya yang paling umum yang diketahui oleh masyarakat adalah tanaman sawit sangat rentan menyebabkan kekeringan, hal ini sesuai dengan pernyataan yang disampaikan oleh Peneliti Lingkungan Universitas Riau Ariful Amri MSc bahwa satu hari satu batang pohon sawit bisa menyerap 12 liter Unsur hara dan air dalam Tanah.

Akhir tahun 2019 masyarakat Kabupaten Sukabumi dihebohkan dengan kebijakan PT Perkebunan Nusantara VIII (PTPN VIII) Cibungur, Warung Kiara yang akan mengalihan tanaman dari Karet menjadi Kelapa sawit yang belum memiliki ijin konversi karet ke sawit dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam hal ini Dinas Pertanian.

Sampai hari ini proses konversi tersebut masih berjalan dan sudah hamper seluruh lahan PTPN VIII Cibungur yang dulunya pohon karet sudah menjadi pohon kelapa sawit seiring dengan itu proses polemik ijin konversi tersebut juga hilang dimakan waktu.

Timbul pertanyaan bagi kami sejauh mana proses perijinan konversi dari karet ke kelapa sawit tersebut dan Terlepas ada tidak adanya ijin tersebut yang menjadi pertanyaan kami adalah kenapa proses konversi itu terlalu dipaksakan, padahal Presiden telah mengeluarkan Intruksi Presiden (Inpres) no 8 tahun 2018 tentang penundaan dan evaluasi perizinan Perkebunan Kelapa Sawit serta peningkatan produktifitas perkebunan kelapa sawit. Salah satu diktum dalam inpres tersebut berupa penundaan bagi permohona baru, permohonan yang belum diajukan namun belum melengkapi persyaratan atau telah memenuhi persyaratan namun berada dalam kawasan hutan yang masih produktif.

Selain dari inpres tersebut proses konversi tanaman karet menjadi tanaman sawit yang dilakukan oleh PTPN VIII Cibungur, proses AMDAL (Analisi Masalah Dampak Lingkungan) masih dipertanyakan, karena mau tidak mau proses konversi ini memiliki dampak bagi lingkungan, dan proses penerbitan izin harus disertai dengan AMDAL.

Pada analasis diatas memunculkan pertanyaan, sudahkan Ijin Konversi tersebut terbit ? apakah izin tersebut terbit dengan mempertimbangkan Inpres no 8 tahun 2018 dan juga melalui proses pembuatan AMDAL sehingga dampak buruk sawit tidak terasa oleh masyarakt sekitar atau paling tidak terminimalisir.

Semoga berbagai pihak bisa kembali membuka Tabir Misteri Ini, agar tak ada dusta diantara Aku, Kau dan Perkebunan Sawit .

Berita Terkait

Disclaimer! Pergeseran Gaya Hidup Modern: Antara Kemudahan Teknologi dan Meredupnya Nilai Tradisional
Proklamasi 17 Agustus 1945 sebagai Sumber Legitimasi Hukum Nasional: Kajian Filsafat Hukum dan Teori Kedaulatan
Di Mata Akademisi, Sosok Yandra Utama Pemuda Berani
Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?
Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi
Dari Game ke Empati: Pengaruh Pembatasan Bermain Game Online terhadap Kecerdasan Emosional Anak
Pesta Babi, Animal Farm, dan Cermin Masa Depan Bangsa
Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:27 WIB

Disclaimer! Pergeseran Gaya Hidup Modern: Antara Kemudahan Teknologi dan Meredupnya Nilai Tradisional

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Proklamasi 17 Agustus 1945 sebagai Sumber Legitimasi Hukum Nasional: Kajian Filsafat Hukum dan Teori Kedaulatan

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:46 WIB

Di Mata Akademisi, Sosok Yandra Utama Pemuda Berani

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:29 WIB

Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?

Senin, 1 Juni 2026 - 11:52 WIB

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam