JURNALSUKABUMI.COM – Anggota Komisi II DPR RI, Heri Gunawan, secara khusus menggandeng kalangan seniman lokal, generasi milenial, hingga Gen Z Kota Sukabumi dalam forum Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan yang digelar di Hotel Laska, Kota Sukabumi, Sabtu (31/10/2026).
Langkah ini diambil mengingat komposisi pemilih pada Pemilu mendatang bakal didominasi oleh kelompok usia muda. Berdasarkan data KPU, pemilih dari generasi Milenial dan Gen Z mencapai lebih dari 56 persen dari total pemilih nasional.
Legislator senior yang akrab disapa Hergun ini menilai, pendekatan edukasi politik tidak bisa lagi menggunakan pola-pola lama. Pelibatan elemen seni dan anak muda menjadi kunci agar pesan-pesan demokrasi dapat tersampaikan secara kreatif dan humanis.
“Pendekatan kepada generasi muda, milenial, dan Gen Z harus lewat saluran yang sesuai dengan minat mereka, salah satunya melalui seni dan budaya. Itulah mengapa kita merangkul rekan-rekan seniman agar pendidikan pemilih ini bisa berjalan menyenangkan namun tetap berbobot,” ujar Hergun di hadapan peserta.
Acara yang dipandu oleh moderator Pepi Aprilia tersebut menghadirkan jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, yaitu Ketua KPU Imam Sutrisno bersama dua Komisioner, Siska Agustia dan Seni Soniansih. Hadir pula narasumber lokal dari perwakilan Seniman HG Sukabumi, Deden Hendara atau yang akrab disapa Kang Denis.
Dalam kesempatan itu, Hergun mengingatkan pentingnya peran anak muda Sukabumi untuk menjadi pemilih yang kritis dan cerdas menjelang Pemilu 2029. Ia mengimbau generasi muda agar tidak mudah terpengaruh narasi hoaks maupun praktik politik uang (money politic).
“Anak muda harus menjadi pemilih cerdas yang melihat integritas dan gagasan kandidat. Jangan hanya tergiur iming-iming sesaat. Bahkan, kami juga mendorong anak-anak muda Sukabumi untuk berani mengambil peran langsung menjadi bagian dari penyelenggara Pemilu adhoc,” tegas Politisi Partai Gerindra tersebut.
Sementara itu, perwakilan Seniman HG Sukabumi, Kang Denis, mengapresiasi ruang dialog yang dibuka oleh Hergun. Menurutnya, merangkul seniman dan pemuda dalam agenda politik merupakan langkah segar yang patut didukung.
“Seniman punya bahasa komunikasi sendiri yang dekat dengan anak muda. Keterlibatan kami di sini menjadi bukti bahwa seni dan kebudayaan bisa menjadi sarana edukasi politik yang efektif di Sukabumi,” pungkas Kang Denis.
Redaktur: Ujang Herlan













Komentar