JURNALSUKABUMI.COM – Hasil evaluasi Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap satu yang bersumber dari Kementerian Sosial (Kemensos RI), ada ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota dan Kabupaten Sukabumi yang belum tersalurkan.
Kepala Kantor Pos Cabang Suakbumi, Ujang Samsul Bahri mengatakan, dana yang belum tersalurkan tersebut artinya masih ada dan belum diambil. Jumlahnya tidak lain untuk di Kota Sukabumi ada sekitar 226 KPM, sedangkan untuk di Kabupaten Sukabumi mencapai 12.288 KPM. Jika ditotalkan BST yang masih belum diambil di Kantor Pos Sukabumi mencapai 12.554.
“Untuk verifikasi data apakah doble dan lainnya sedang kami rekon dan verval ulang dengan pihak Dinsos. untuk sementara sisa yang ada dianggap tidak hadir dan mengambil pada saat pembayaran dilaksanakan,” ujar Ujang Samsul Bahri kepada Jurnalsukabumi.com, Rabu (10/06/20).
Menurutnya, mereka tidak mengambil karena berbagai alasan. Ada yang karena sakit, dan juga ada beberapa yang belum sempat tersalurkan secara dor to dor.
“Alasanya banyak, bisa aja karena berhalangan sakit, tidak ada ditempat, orang jompo yang belum sempat kami antarkan ke tempatnya,” jelasnya.
Sementara itu pihaknya mengaku, akan segera berkoordinasi dengan Kemensos terkait sisa BST yang belum diambil oleh keluarga penerima manfaat tersebut.
“Sisa ini kami komunikasikan dengan pihak Dinsos untuk mencari penyebabnya kenapa, selama tidak doble bantuan dengan PKH dan BPNT, pada dasarnya bantuan tersebut dapat kami salurkan. Kecuali, yang sudah pindah tanpa alamat baru, meninggal tanpa ahli waris dananya akan disetorkan kembali ke pihak kemensos,” imbuhnya.
Adapaun data penerima manfaat BST bersumber dari Kemensos ini kota Sukabumi sebanyak, 2.628 KK, yang tidak diambil sebanyak 226 KK. Sedangkan Kabupaten Sukabumi sebanyak 86.633 KK dan yang belum di ambil total nya mencapai 12.288 KK.
Reporter: Riki Rahardian II Redaktur: Ujang Herlan












