Penyewa Lapor Polisi, Pengelola Aset Buka Suara soal Polemik Kios Jalan Siliwangi Palabuhanratu 

Jumat, 11 September 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Polemik pengelolaan kios di Jalan Siliwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mendapat tanggapan dari Eryawandi Sunandi, pihak yang mengaku dipercaya mengelola aset milik Hari Darmawan.

Eryawandi yang tinggal di Kampung Jamban, Kelurahan Palabuhanratu, menyampaikan hak jawab melalui surat terkait pemberitaan sebelumnya mengenai dugaan penagihan sewa ilegal dan pemerasan terhadap para penyewa kios.

Melalui hak jawab tersebut, Eryawandi menyampaikan klarifikasi mengenai status pengelolaan lahan dan kios sekaligus membantah adanya penagihan ilegal maupun pemerasan sebagaimana diberitakan sebelumnya.

“Saya menyampaikan klarifikasi faktual dan hukum untuk meluruskan narasi sepihak perlindungan terhadap aset sah milik Bapak Hari Darmawan,” ucap Eryawandi dalam surat tertulis yang diterima jurnalsukabumi.com, Jumat (11/9/2026).

Eryawandi menjelaskan, dirinya merupakan pihak yang dipercaya Bapak Hari Darmawan untuk mengelola aset di kawasan Jalan Siliwangi, termasuk lahan dan bangunan kios. Menurutnya, kewenangan tersebut diberikan baik secara lisan maupun tertulis.

“Saya, Eryawandi Sunandi, ditunjuk secara lisan maupun tertulis oleh Bapak Hari Darmawan (pemilik sah lahan sesuai Sertifikat Hak Milik/SHM Nomor 2700) untuk mengelola seluruh aset beliau di kawasan Jalan Siliwangi, Palabuhanratu. Karena tidak menerima upah tetap maupun biaya operasional dari pemilik, Bapak Hari Darmawan memberikan hak penuh kepada saya untuk menyewakan lahan (termasuk sawah dan bangunan kios) kepada pihak ketiga. Seluruh hasil sewa digunakan semata-mata sebagai pengganti upah pengelolaan dan biaya operasional pemeliharaan aset,” katanya.

Soal keberadaan kios, Eryawandi menyebut pembangunan dilakukan atas inisiatif pribadinya dan tidak menggunakan anggaran dari pemilik lahan.

“Pada tahun atas inisiatif pribadi dan tanpa beban anggaran dari pemilik, saya membangun sejumlah kios di atas lahan tersebut dan menyewakannya kepada pedagang counter HP. Para penyewa selama ini membayar uang sewa secara rutin sesuai kesepakatan awal yang telah berjalan bertahun-tahun tanpa keberatan. Tidak ada unsur penagihan ilegal atau pemerasan,” terangnya.

Eryawandi kemudian mengungkap versi berbeda mengenai persoalan pembayaran sewa kios. Ia menyebut justru terdapat pihak lain yang berupaya menguasai aset dengan memengaruhi para penyewa agar menghentikan pembayaran kepada pihak yang disebutnya sebagai pengelola resmi.

“Yang terjadi justru sebaliknya. Akhir-akhir ini, muncul pihak-pihak yang berniat menguasai aset secara tidak sah dengan memprovokasi para penyewa agar berhenti membayar sewa kepada pengelola resmi. Berdasarkan informasi yang valid, salah satu oknum (yang mengaku mendapat kuasa dari ahli waris) telah berhasil mengumpulkan/menggelapkan uang sewa dari para pedagang hingga mencapai nominal Rp90.000.000,- (Sembilan Puluh Juta Rupiah). Uang ini seharusnya menjadi hak pengelola sah untuk operasional, namun diambil alih oleh oknum tersebut tanpa dasar hukum yang jelas,” katanya.

Dalam hak jawabnya, Eryawandi juga menyoroti pihak yang mengklaim sebagai ahli waris maupun perwakilan Bapak Hari Darmawan. Ia menyatakan perlunya verifikasi langsung dengan melibatkan salah satu anak kandung pemilik lahan.

“Saya menegaskan kembali bahwa siapa pun yang mengklaim sebagai ahli waris atau perwakilan Bapak Hari Darmawan, wajib datang langsung didampingi oleh salah satu anak kandung Bapak Hari Darmawan untuk verifikasi identitas dan otoritas. Klaim sepihak tanpa kehadiran keluarga inti pemilik tidak akan pernah diakui atau diterima dalam pengelolaan aset ini,” tambahnya.

Sebelumnya, penyewa kios di kawasan Jalan Siliwangi mendatangi Satreskrim Polres Sukabumi untuk melaporkan dugaan tindak pidana pemerasan yang mereka klaim terjadi terhadap para pedagang.

Para penyewa mengaku resah lantaran adanya penagihan sewa dari pihak yang mereka nilai tidak berhak, disertai ancaman pengosongan tempat usaha.

Koordinator Kios di Jalan Siliwangi, Nofrizal D (47), sebelumnya mengatakan persoalan bermula ketika muncul pihak yang mengaku sebagai pemilik lahan dan meminta pembayaran sewa kepada para pedagang.

“Dia minta uang Rp3 juta, cuma kita bayarnya Rp1 juta. Dia di situ istilahnya mengaku ahli waris pertama, mengaku sebagai pemilik lahan,” ujar Nofrizal saat memberikan keterangan di Mapolres Sukabumi, Senin (7/9/2026).

Nofrizal juga menyebut para pedagang selama ini rutin membayar sewa kepada pihak yang mereka anggap sebagai pengelola resmi.

“Dulu di tempat saya saja tagihannya sampai Rp14 juta. Padahal dari dulu kami bayar rutin ke pengelola resmi yang punya bukti kepemilikan. Nah, tiba-tiba ada pihak lain yang ikut minta,” ungkapnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Jangan Cuma Keliling di Sukabumi Expo, Ada Layanan Konsultasi Hukum Gratis di Stand Setda
156 Tahun Sukabumi, Paripurna Istimewa Jadi Momentum Menatap Tantangan Pembangunan
Motor Baru Seminggu Ikut Terbakar, Dua Rumah di Palabuhanratu Dilalap Api
Kuasa Hukum Kepsek di Palabuhanratu Beri Klarifikasi, Supriyanto: Terlapor Tak Berarti Terbukti Bersalah!
Penyewa Kios di Jalan Siliwangi Palabuhanratu Lapor Polisi, Ngaku Diperas dan Diancam
Korsleting Listrik Diduga Jadi Biang Kebakaran, 5 Rumah di Kasepuhan Sinar Resmi Terdampak
Kebakaran Melanda Kampung Adat Sirnaresmi, Rumah Sekdes di Cisolok Tak Tersisa
Sukabumi Mulai Waspada Abu Vulkanik, Kepala Sekolah Bisa Alihkan Pembelajaran ke Daring

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:19 WIB

Penyewa Lapor Polisi, Pengelola Aset Buka Suara soal Polemik Kios Jalan Siliwangi Palabuhanratu 

Jumat, 11 September 2026 - 06:07 WIB

Jangan Cuma Keliling di Sukabumi Expo, Ada Layanan Konsultasi Hukum Gratis di Stand Setda

Kamis, 10 September 2026 - 17:55 WIB

156 Tahun Sukabumi, Paripurna Istimewa Jadi Momentum Menatap Tantangan Pembangunan

Kamis, 10 September 2026 - 05:28 WIB

Motor Baru Seminggu Ikut Terbakar, Dua Rumah di Palabuhanratu Dilalap Api

Selasa, 8 September 2026 - 19:05 WIB

Kuasa Hukum Kepsek di Palabuhanratu Beri Klarifikasi, Supriyanto: Terlapor Tak Berarti Terbukti Bersalah!

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam