JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah video yang memperlihatkan paket makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan lauk tiga butir telur puyuh ramai beredar di media sosial Facebook, Kamis (10/9/2026).
Video yang diunggah akun @Daneco Fals di Grup Facebook @Beja ti Nagrak tersebut viral dan memicu beragam reaksi warganet. Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan kecukupan porsi serta kandungan gizi dari menu yang diberikan kepada peserta didik.
Dalam unggahan tersebut, paket MBG terlihat terdiri dari nasi, tiga butir telur puyuh sebagai lauk, sayuran, dan buah melon. Porsi yang tampak sedikit kemudian menjadi sorotan, terutama di kalangan orang tua murid dan warganet.
Berdasarkan penelusuran Jurnalsukabumi.com, menu yang viral tersebut berasal dari wilayah Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, tepatnya dari SPPG Nagrak Selatan III.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (KSPPG) Nagrak Selatan III, Perdi, memberikan penjelasan. Ia membenarkan bahwa menu tersebut memang disajikan pada hari itu dan mengatakan jumlah telur puyuh disesuaikan dengan kategori porsi penerima.
“Kami membenarkan bahwa menu dengan lauk tiga butir telur puyuh, sayur, nasi, serta buah melon tersebut memang merupakan menu hari ini. Yang diposting di Facebook itu adalah menu kecil, sedangkan untuk menu besar telur puyuhnya empat,” ungkap Perdi kepada Jurnalsukabumi.com, Kamis (10/9/2026).
Sementara itu, ahli gizi Rahuel menjelaskan bahwa jumlah telur puyuh dalam menu tersebut bukan merupakan kesalahan penyajian. Menurutnya, menu MBG telah direncanakan berdasarkan standar kebutuhan gizi dan disesuaikan dengan kelompok usia peserta didik.
“Hal ini bukan kesalahan penyajian, melainkan telah direncanakan dan disusun berdasarkan standar kebutuhan gizi yang telah ditetapkan. Telur puyuh merupakan sumber protein hewani berkualitas tinggi yang mudah diserap tubuh dan kaya vitamin,” jelas Rahuel.
Ia mengatakan, tiga butir telur puyuh memiliki kandungan protein yang dapat menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan protein dalam satu kali makan.
“Tiga butir telur puyuh setara dengan kandungan protein satu butir telur ayam, sehingga sudah memenuhi porsi protein yang dibutuhkan anak dalam satu kali penyajian. Kami juga terus melakukan rotasi menu agar tidak monoton dan tetap bervariasi setiap harinya,” ujarnya.
Menurut Rahuel, kandungan gizi dalam satu paket MBG tidak hanya berasal dari lauk. Nasi berfungsi sebagai sumber karbohidrat, sementara sayuran dan buah turut memberikan vitamin, mineral, serta serat.
“Secara nutrisi, tiga butir telur puyuh memberikan sekitar 4–5 gram protein, lemak sehat, serta vitamin A, B12, zat besi, dan fosfor yang sangat baik untuk pertumbuhan anak. Dalam perhitungan gizi seimbang, porsi tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan asupan satu kali makan, karena dalam satu paket MBG juga terdapat nasi sebagai sumber karbohidrat dan buah sebagai sumber vitamin serta serat,” pungkas Rahuel.
Meski demikian, pihak KSPPG Nagrak Selatan III tetap membuka ruang terhadap masukan dari masyarakat. Evaluasi dan peningkatan variasi serta kualitas penyajian menu MBG disebut akan terus dilakukan ke depannya.
Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan











