156 Tahun Sukabumi, Paripurna Istimewa Jadi Momentum Menatap Tantangan Pembangunan

Kamis, 10 September 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Memasuki usia 156 tahun, Kabupaten Sukabumi dihadapkan pada pekerjaan yang jauh lebih besar daripada sekadar memperingati perjalanan sejarah. Tantangannya adalah memastikan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari jalan, hunian, pendidikan hingga penguatan ekonomi lokal.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Sukabumi H Asep Japar dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Sukabumi dalam rangka Milangkala Kabupaten Sukabumi ke-156 di Ruang Sidang Paripurna DPRD, Kamis (10/9/2026).

Bagi Asep Japar, momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) harus menjadi kesempatan untuk memperkuat kembali arah pembangunan sekaligus melihat persoalan yang masih dihadapi masyarakat.

“Memperingati hari jadi ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan momentum untuk mengukuhkan kembali tekad dan komitmen serta menguatkan sinergi dan kolaborasi membangun Kabupaten Sukabumi yang lebih maju dan sejahtera,” kata Bupati.

Komitmen tersebut, kata dia, diterjemahkan melalui sejumlah program yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat.

Di bidang infrastruktur, Pemkab Sukabumi menjalankan program TUMANINAH atau Infrastruktur Mantap, Terintegrasi, dan Terarah. Program tersebut diarahkan pada perbaikan jalan kabupaten sekaligus pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi.

Persoalan tempat tinggal juga menjadi bagian dari pembangunan. Melalui program Rumah Sakinah dan Rumah Layak Huni, pemerintah mendorong perbaikan rumah tidak layak huni, penyediaan air bersih hingga pembangunan hunian tetap dan rumah khusus bagi masyarakat terdampak bencana.

Sementara pembangunan tidak hanya menyangkut fisik. Pemerintah juga menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian penting dari masa depan daerah.

Sejumlah program seperti Generasi Mencerang yang berorientasi pada kemandirian, kecerdasan dan pengembangan potensi generasi muda, Pemuda Berkarya Sukabumi Berdaya, TRENDI atau Pesantren Melek Digital, serta Beasiswa Bupati Sukabumi menjadi bagian dari upaya tersebut.

Di sektor ekonomi, masyarakat didorong bukan hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi menjadi pelaku utama. Pertanian, perikanan, UMKM-IKM dan pariwisata menjadi sektor yang dinilai memiliki potensi besar untuk menciptakan nilai tambah dan membuka peluang ekonomi baru.

Arah tersebut sejalan dengan tema HJKS ke-156, “Memacu Agroindustri, Memajukan Pariwisata”.

Asep Japar menilai kekuatan Sukabumi berada pada potensi lokal yang sangat besar. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut diolah lebih jauh sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan masyarakat.

Karena itu, pembangunan membutuhkan kerja bersama. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan DPRD, Forkopimda, dunia usaha maupun masyarakat.

“Kolaborasi tersebut dibutuhkan agar pembangunan tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi juga berdampak terhadap kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan warga,” katanya.

Dukungan terhadap arah pembangunan itu disampaikan Asda Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Sumasna.

Ia menyebut perkembangan Kabupaten Sukabumi menunjukkan tren positif. Salah satunya terlihat dari pertumbuhan ekonomi daerah pada 2025 yang mencapai 5,69 persen, dengan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi salah satu penyumbang terbesar.

Menurut Sumasna, potensi agroindustri dan pariwisata Sukabumi masih dapat dikembangkan lebih jauh.

“Pengembangannya perlu dilakukan secara terintegrasi dengan penguatan infrastruktur, konektivitas antarwilayah serta pelayanan kesehatan,” ucap Sumasna.

Dari sisi legislatif, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menilai pembangunan daerah merupakan hasil kerja bersama. Pemerintah dan DPRD, kata dia, membutuhkan partisipasi masyarakat, dunia usaha serta berbagai pemangku kepentingan agar pembangunan dapat terus berjalan.

“Momentum HJKS ke-156 pun menjadi kesempatan untuk melihat sejumlah capaian yang telah diraih Kabupaten Sukabumi,” tambahnya.

Di antaranya penghargaan di bidang pariwisata dan UMKM, dukungan terhadap swasembada pangan, Kabupaten Layak Anak serta keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kalinya atas laporan keuangan daerah.

Namun, sederet capaian tersebut bukan berarti pekerjaan pembangunan selesai.

Usia 156 tahun justru menjadi titik untuk memperkuat komitmen agar pembangunan berikutnya semakin dekat dengan persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Ukuran keberhasilan pembangunan pada akhirnya bukan hanya banyaknya program atau penghargaan yang diterima, melainkan seberapa besar perubahan yang dirasakan warga dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Penyewa Lapor Polisi, Pengelola Aset Buka Suara soal Polemik Kios Jalan Siliwangi Palabuhanratu 
Ketua DPRD Ikut Nyanyi Mati Lampu, Bapeni Sukses Hidupkan Paripurna Istimewa HJKS ke-156
Motor Baru Seminggu Ikut Terbakar, Dua Rumah di Palabuhanratu Dilalap Api
Korsleting Listrik Diduga Jadi Biang Kebakaran, 5 Rumah di Kasepuhan Sinar Resmi Terdampak
Kebakaran Melanda Kampung Adat Sirnaresmi, Rumah Sekdes di Cisolok Tak Tersisa
Sukabumi Mulai Waspada Abu Vulkanik, Kepala Sekolah Bisa Alihkan Pembelajaran ke Daring
Api Menyambar Stok BBM, Pemilik Warung di Simpenan Ditemukan Meninggal 
Retribusi Jalan, Dermaga Terbengkalai, HNSI Soroti Pendangkalan Dermaga Palabuhanratu

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:19 WIB

Penyewa Lapor Polisi, Pengelola Aset Buka Suara soal Polemik Kios Jalan Siliwangi Palabuhanratu 

Kamis, 10 September 2026 - 18:00 WIB

Ketua DPRD Ikut Nyanyi Mati Lampu, Bapeni Sukses Hidupkan Paripurna Istimewa HJKS ke-156

Kamis, 10 September 2026 - 17:55 WIB

156 Tahun Sukabumi, Paripurna Istimewa Jadi Momentum Menatap Tantangan Pembangunan

Kamis, 10 September 2026 - 05:28 WIB

Motor Baru Seminggu Ikut Terbakar, Dua Rumah di Palabuhanratu Dilalap Api

Senin, 7 September 2026 - 17:16 WIB

Korsleting Listrik Diduga Jadi Biang Kebakaran, 5 Rumah di Kasepuhan Sinar Resmi Terdampak

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam