PWI Kabupaten Sukabumi Kutuk Keras Oknum Catut Nama Wartawan Peras Kepala Sekolah di Sukaraja

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi mengeluarkan pernyataan sikap tegas menyikapi dugaan tindakan pemerasan yang dilakukan oleh oknum mengatasnamakan wartawan terhadap salah satu kepala sekolah di Kecamatan Sukaraja.

Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, Nuruddin Zain Syamsi alias Bah Anom, menyatakan pihaknya mengutuk keras segala bentuk intimidasi, pemerasan, maupun penyalahgunaan profesi jurnalistik yang mencederai martabat wartawan.

“Tindakan tersebut secara nyata melanggar Pasal 6 Kode Etik Jurnalistik yang menegaskan bahwa wartawan Indonesia tidak menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suap. Ruh jurnalisme adalah integritas, bukan alat untuk menakut-nakuti masyarakat atau pejabat publik,” ujar Bah Anom, menegaskan sikap organisasi, Senin (31/8/2026).

Pihaknya juga memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan adil demi memberikan efek jera serta membersihkan marwah dunia pers dari oknum-oknum perusak citra jurnalis sejati.

Selain itu, PWI Kabupaten Sukabumi mengimbau seluruh instansi pemerintah, lembaga pendidikan seperti kepala sekolah dan guru, serta masyarakat luas agar tidak takut menolak segala bentuk intimidasi.

Masyarakat diminta untuk segera melapor ke pihak berwajib apabila mendapati oknum yang mengaku wartawan melakukan pengancaman atau pemerasan.

“PWI Kabupaten Sukabumi mendukung penuh kemerdekaan pers, dengan menjunjung tinggi integritas sebagai ruh sejati pers yang profesional dan sehat,” pungkasnya.

Reporter: Idris Andriansah| Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan Kebisingan 

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Berita Terbaru