JURNALSUKABUMI.COM – Rijwan Abdurrahman atau akrab disapa Ebod kini mendapat tanggung jawab baru setelah terpilih sebagai Ketua DPK KNPI Cikidang. Kader GRIB Jaya tersebut meraih 15 suara, unggul dua suara dari Fauzan Latip Adam yang memperoleh 13 suara dalam pemilihan di Aula Kantor Kecamatan Cikidang, Minggu (23/8/2026).
Bagi Ebod, hasil tersebut bukan sekadar kemenangan dalam sebuah pemilihan. Amanah itu sekaligus menjadi tantangan untuk membawa KNPI lebih dekat dengan persoalan pemuda dan masyarakat di Kecamatan Cikidang.
Ebod sendiri bukan nama baru di lingkungan organisasi kepemudaan. Selain terpilih memimpin KNPI Cikidang, ia merupakan Ketua PAC GRIB Jaya Kecamatan Cikidang.
Dukungan terhadap langkah Ebod juga datang dari DPC GRIB Jaya Kabupaten Sukabumi. Sekretaris Cabang (Sekcab) 1 DPC GRIB Jaya Kabupaten Sukabumi, Sep Radi Priadika, menyebut terpilihnya Ebod menjadi kebanggaan tersendiri bagi organisasi.
Menurut Radi, meskipun GRIB Jaya belum menjadi salah satu OKP yang memiliki hak pilih dalam Muscam KNPI Cikidang, Ebod merupakan kader GRIB Jaya yang memiliki tanggung jawab organisasi.
“Bung Ebod ini adalah salah satu kader GRIB, yaitu Ketua PAC Kecamatan Cikidang. Bagaimana pun kami di organisasi mempunyai kewajiban untuk mendukung kader kita yang mencalonkan menjadi Ketua KNPI Cikidang,” ujar Radi.
Namun, dukungan tersebut tidak berarti KNPI Cikidang harus berjalan dalam lingkaran satu organisasi. Justru Radi mengingatkan Ebod agar mampu membuka komunikasi dengan seluruh OKP dan elemen kepemudaan.
Ia menilai tantangan terbesar setelah pemilihan justru berada pada kemampuan membangun konsolidasi dan menghilangkan sekat antarorganisasi.
“Ini sebenarnya tantangan juga, bagaimana bisa berkonsolidasi dan bersinergi dengan seluruh OKP, sehingga bisa membawa aspirasi pemuda di Cikidang,” katanya.
Radi menegaskan, GRIB Jaya tidak memiliki kepentingan untuk membuat KNPI Cikidang hanya dekat dengan satu organisasi. Menurutnya, karakter GRIB Jaya justru diarahkan untuk membangun komunikasi dengan berbagai OKP dan organisasi masyarakat.
“GRIB Jaya mempunyai misi bagaimana kita harus dekat dengan semua OKP dan ormas, bukan hanya KNPI. Tentunya itu akan kita lakukan bagaimana kita bisa bersinergi dengan semua OKP ormas yang ada di Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.
Karena Ebod merupakan kader GRIB Jaya, pihaknya memastikan akan mendukung program-program yang nantinya dijalankan setelah kepemimpinan baru KNPI Cikidang terbentuk.
Radi juga menyampaikan pesan agar Ebod tidak berhenti pada keberhasilan meraih suara terbanyak. Menurutnya, jabatan tersebut harus diterjemahkan menjadi ruang untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Pemuda itu adalah kekuatan. Jadi tugas Kang Ebod harus benar-benar bisa saling asa, saling asuh, saling asih, dan yang paling penting adalah sinergitas dengan pemerintah daerah ataupun dengan OKP dan ormas yang ada di Kecamatan Cikidang,” tuturnya.
Radi pun berharap dinamika yang muncul dalam proses pemilihan tidak berlanjut menjadi sekat di internal KNPI.
“Harus solid dan harus tegak lurus. KNPI Cikidang harus bersinergi dengan pimpinan-pimpinan di tingkat selanjutnya. Kami pun GRIB Jaya Kabupaten Sukabumi siap untuk bersinergi dengan KNPI Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan













Komentar