JURNALSUKABUMI.COM – Ribuan warga Kabupaten Sukabumi mengikuti senam bersama yang digelar KORMI Kabupaten Sukabumi. Di balik ramainya kegiatan tersebut, KORMI mulai mengepakkan sayap dengan cara menyiapkan langkah untuk memperluas pembinaan olahraga masyarakat, tidak hanya berkutat pada senam.
Ketua KORMI Kabupaten Sukabumi Santi Sulastri mengatakan, kegiatan senam bersama menjadi salah satu cara untuk mengajak masyarakat lebih aktif bergerak. Namun, ke depan KORMI ingin berbagai induk olahraga (Inorga) lain mendapat ruang lebih besar untuk berkembang dan dikenal masyarakat.
“Kalau selama ini kegiatan KORMI mungkin lebih dikenal dengan kegiatan-kegiatan senamnya, kami ke depan ingin kegiatan-kegiatan yang lain, olahraga yang lain pun bisa lebih dikenal lagi di masyarakat,” ujar Santi, usai Senam bersama di Lapangan Changehgar, Sabtu (22/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, KORMI menyiapkan 1.000 kupon bagi peserta dan seluruhnya habis dibagikan. Tingginya partisipasi itu menjadi gambaran besarnya minat masyarakat terhadap kegiatan olahraga yang dilakukan secara bersama-sama.
Namun, Santi menegaskan agenda KORMI tidak berhenti pada senam. Organisasi tersebut menaungi berbagai Inorga, di antaranya panahan, pencak silat, olahraga bela diri dan sejumlah olahraga masyarakat lainnya.
“Di KORMI ini ada banyak induk olahraga dan bukan cuma senam. Di kita juga ada olahraga lain seperti panahan, pencak silat, kemudian bela diri, dan yang lainnya. Jadi kami juga melakukan pembinaan kepada Inorga-Inorga yang ada di KORMI,” jelasnya.
Salah satu bentuk pembinaan itu mulai diarahkan pada atlet panahan. KORMI Kabupaten Sukabumi sebelumnya telah melepas atlet panahan untuk mengikuti kejuaraan nasional di Malang, Jawa Timur.
Bagi Santi, keberadaan atlet dari berbagai Inorga perlu lebih sering diperkenalkan agar masyarakat mengetahui bahwa olahraga masyarakat di Sukabumi memiliki banyak pilihan, tidak hanya senam.
“Ke depan kami ingin ada peningkatan di olahraga. Kalau selama ini kegiatan KORMI mungkin lebih dikenal dengan kegiatan-kegiatan senamnya, kami ingin kegiatan yang lain juga lebih dikenal lagi di masyarakat,” katanya.
Langkah berikutnya akan diarahkan melalui Festival Olahraga Masyarakat yang direncanakan menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi.
Festival tersebut nantinya diharapkan menjadi panggung bagi berbagai Inorga untuk memperkenalkan olahraga masing-masing secara langsung kepada masyarakat. KORMI juga berencana melibatkan peserta dari kalangan pelajar.
“Kami berencana untuk mengadakan Festival Olahraga Masyarakat. Kami ingin melibatkan Inorga-Inorga yang ada untuk lebih memperkenalkan diri juga ke masyarakat,” ujar Santi.
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali mengapresiasi kegiatan senam bersama tersebut. Ia menilai senam merupakan salah satu olahraga yang relatif mudah diikuti berbagai kelompok masyarakat.
“Senam ini salah satu cabang olahraga yang paling mudah dan bisa diikuti oleh siapa pun,” kata Budi.
Namun, menurut Budi, manfaat kegiatan tersebut tidak hanya terletak pada aktivitas olahraga. Pertemuan warga dalam kegiatan bersama juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan sosial masyarakat.
“Yang paling penting itu berkumpulnya masyarakat, bersilaturahminya masyarakat dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.
Budi berharap kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Jadi saya mengucapkan terima kasih atas nama lembaga DPRD kepada pemerintah daerah yang bisa melaksanakan kegiatan yang bermanfaat ini, termasuk juga kepada organisasi KORMI dan masyarakat Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan











