JURNALSUKABUMI.COM – Doni Damara dipercaya memimpin DPK KNPI Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, melalui mekanisme aklamasi. Ia membawa gagasan menjadikan KNPI sebagai rumah besar pemuda yang tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi mampu melahirkan kolaborasi, inovasi dan program yang berdampak bagi masyarakat.
Steering Committee Muscam DPK KNPI Bantargadung, Anggi Sugiri, mengatakan momentum pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan tidak berhenti pada perubahan struktur organisasi.
“Ada pekerjaan yang lebih besar, yakni bagaimana KNPI mampu menjadi ruang bersama bagi pemuda dengan latar belakang organisasi dan komunitas yang beragam,” kata Anggi usai Muscam, Sabtu (22/8/2026).
Gagasan yang dibawa dalam Muscam tersebut dirumuskan melalui semangat Restorasi Pemuda Bantargadung: Bersinergi, Berinovasi dan Berdaya untuk Kemajuan Daerah.
Menurut Anggi, semangat tersebut menjadi penting karena tantangan pemuda hari ini tidak hanya berkaitan dengan aktivitas organisasi, tetapi juga bagaimana mereka mampu mengambil peran dalam persoalan sosial, ekonomi, kreativitas hingga pembangunan di wilayahnya.
“Pergantian kepemimpinan melalui aklamasi dari Deden Suhendar menunjukkan adanya kesepahaman untuk memberikan ruang kepada Doni Damara melanjutkan roda organisasi,” tegasnya.
Sementara itu, Doni Damara sendiri tidak ingin KNPI hanya menjadi organisasi yang aktif ketika ada agenda tertentu. Ia membawa gagasan agar KNPI benar-benar menjadi rumah bersama bagi pemuda Bantargadung.
Visi yang diusungnya adalah mewujudkan pemuda Bantargadung yang kreatif, mandiri dan berkarakter. Pemuda Bersatu, Bantargadung Maju, menjadi semangat yang ingin dijadikan pijakan Doni dalam menjalankan kepemimpinannya.
“Keberadaan KNPI harus mampu menjembatani berbagai kepentingan pemuda. Organisasi kepemudaan maupun komunitas yang selama ini berjalan dengan aktivitas masing-masing perlu memiliki ruang untuk bertemu, bertukar gagasan dan membangun program bersama,” ucap doni.
Karena itu, salah satu fokus utamanya adalah memperkuat konsolidasi dan sinergi dengan seluruh organisasi kepemudaan (OKP) serta komunitas di Kecamatan Bantargadung.
Menurutnya, potensi pemuda tidak akan berkembang maksimal apabila berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi justru menjadi kunci agar gagasan yang muncul dari pemuda bisa diterjemahkan menjadi kegiatan yang memberikan manfaat nyata.
Doni menyiapkan empat misi utama sebagai turunan dari visi tersebut. Misi pertama diarahkan pada penguatan konsolidasi dan sinergi dengan merangkul seluruh OKP dan komunitas pemuda.
Langkah itu sekaligus menjadi upaya menjadikan KNPI sebagai rumah besar kepemudaan, bukan organisasi yang hanya mewakili kelompok tertentu.
“Gagasan ini penting karena Bantargadung memiliki potensi pemuda yang beragam. Mulai dari mereka yang aktif dalam organisasi, komunitas, kegiatan sosial, olahraga, kreativitas hingga aktivitas ekonomi,” tutup Doni.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan











