Pengaspalan Jalan Alternatif Cikidang Picu Kemacetan hingga 1 Kilometer

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pekerjaan pengaspalan di ruas jalan alternatif kawasan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, justru memicu kemacetan panjang. Jalur yang selama ini menjadi pilihan pengendara saat jalan utama padat, kini dipenuhi antrean kendaraan hingga ratusan meter bahkan mencapai sekitar 1 kilometer.

Pantauan Jurnalsukabumi.com sekira pukul 13.15 WIB di lokasi, Sabtu (22/8/2026), menunjukkan ruas jalan yang tengah dikerjakan mengalami penyempitan. Pengaturan arus lalu lintas terlihat masih dilakukan oleh warga dengan sistem buka-tutup yang dinilai belum berjalan teratur.

Kondisi tersebut membuat kendaraan roda dua maupun roda empat melaju sangat lambat. Antrean pun mengular dari kedua arah sehingga waktu tempuh pengendara menjadi lebih lama.

Sejumlah pengendara mengaku terganggu dengan kondisi tersebut dan berharap petugas yang memiliki kompetensi dalam pengaturan lalu lintas segera turun tangan.

“Tujuannya memang baik untuk memperbaiki jalan agar makin bagus, tapi saat pelaksanaannya harus ada yang mengatur lalu lintas dari petugas yang paham. Jadi mohon kepada petugas segera turun tangan, atur arusnya supaya lancar,” ungkap Mulyono, salah seorang pengendara SUV.

Para pengguna jalan berharap dinas terkait segera mengerahkan petugas untuk mengatur arus kendaraan di lokasi. Selain itu, rambu-rambu petunjuk dan peringatan diharapkan dipasang sejak jarak yang cukup jauh agar pengendara dapat mengantisipasi kepadatan.

Pengendara juga meminta jadwal pekerjaan diatur sedemikian rupa agar tidak bertepatan dengan jam sibuk serta proses pengaspalan dapat diselesaikan secepat dan seefisien mungkin.

Meski mengakui perbaikan jalan sangat dibutuhkan demi kenyamanan dalam jangka panjang, para pengendara berharap proses pembangunan tetap memperhatikan kelancaran arus, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan.

Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Berita Terbaru

HEADLINE

Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas

Selasa, 13 Okt 2026 - 11:43 WIB