Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Letak geografis wilayah selatan Kabupaten Sukabumi yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia menjadikan kawasan ini memiliki posisi strategis dalam pengawasan perbatasan laut.

Bahkan secara geografis, perairan Sukabumi disebut lebih dekat ke Pulau Christmas (Christmas Island), wilayah Australia, dibandingkan ke Banyuwangi di ujung timur Pulau Jawa.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi meningkatkan pengawasan di wilayah pesisir, khususnya kawasan Palabuhanratu yang selama ini kerap disebut sebagai salah satu titik yang pernah dimanfaatkan dalam praktik penyelundupan manusia dan keberangkatan imigran ilegal menuju Australia.

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi, Torang Pardosi, mengatakan wilayah perairan Sukabumi memiliki karakteristik yang berbeda dibanding daerah lain karena berada pada jalur yang mengarah ke Pulau Christmas.

“Memang Kabupaten Sukabumi, khususnya perairan Palabuhanratu, pernah menjadi salah satu lokasi yang dimanfaatkan untuk pemberangkatan imigran ilegal. Karena itu wilayah ini menjadi perhatian serius dalam pengawasan keimigrasian,” ujarnya beberapa hari lalu.

Menurut Torang, catatan penanganan kasus pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan sejumlah warga negara asing, termasuk asal Bangladesh, pernah mencoba menyeberang melalui perairan Sukabumi menuju Australia. Meski banyak yang akhirnya berhasil digagalkan atau ditolak otoritas Australia, potensi penyalahgunaan jalur laut tetap menjadi perhatian.

Ia menjelaskan, kondisi geografis tersebut menjadi dasar dilaksanakannya operasi pengawasan laut yang melibatkan berbagai instansi. Operasi tersebut dipimpin oleh Imigrasi sebagai leading sector bersama aparat keamanan dan instansi terkait.

“Kenapa baru dilakukan tahun ini, karena memang baru tersedia dukungan anggaran. Mengingat wilayah ini berkaitan dengan perbatasan laut Indonesia yang mengarah ke Australia, tepatnya Pulau Christmas,” katanya.

Menurut Torang, pengawasan tidak hanya dilakukan berdasarkan laporan masyarakat atau informasi intelijen, tetapi juga melalui patroli dan operasi terpadu untuk mendeteksi potensi pelanggaran keimigrasian sejak dini.

“Dengan posisi strategis yang menghadap langsung ke Samudra Hindia, laut selatan Sukabumi menjadi salah satu kawasan yang memerlukan pengawasan berkelanjutan,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap
Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas
Palabuhanratu Identik Kota Ikan, Kini Nelayan Justru Makin Sulit Mendapat Tangkapan
Perairan Sukabumi Diawasi Ketat Tangkal Migran Gelap hingga Kejahatan Lintas Negara
Pantai Karang Pamulang Dinilai Kian Kumuh, Wisatawan Asing Batalkan Pesanan Hotel 
Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an Jadi Ikhtiar Perluas Syiar Islam di Sukabumi
Terminal Tipe B Palabuhanratu Jadi Potret Buram Infrastruktur Penyangga Wisata Sukabumi
Jangan Tertipu Jalan Lurus! Belokan Phopo Jadi Titik Rawan Kecelakaan di Cisolok

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:13 WIB

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:02 WIB

Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:50 WIB

Palabuhanratu Identik Kota Ikan, Kini Nelayan Justru Makin Sulit Mendapat Tangkapan

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:19 WIB

Perairan Sukabumi Diawasi Ketat Tangkal Migran Gelap hingga Kejahatan Lintas Negara

Berita Terbaru