JURNALSUKABUMI.COM – Jembatan baru Pamuruyan di Kecamatan Cibadak yang baru dibuka untuk menunjang kelancaran arus lalu lintas dari arah Bogor menuju Sukabumi kini menjadi sorotan.
Pasalnya, hingga saat ini jembatan tersebut belum dilengkapi penerangan jalan umum (PJU), sehingga memunculkan kekhawatiran terkait keselamatan pengguna jalan saat malam hari.
Kondisi gelap di sepanjang badan jembatan membuat pengendara harus meningkatkan kewaspadaan. Pengguna sepeda motor bahkan terpaksa menyalakan lampu jauh agar dapat melihat kondisi jalan dengan lebih jelas saat melintas.
Berdasarkan pantauan di lapangan, minimnya pencahayaan juga menjadi tantangan bagi kendaraan besar yang melintasi jalur tersebut.
“Gelap kang. Terus selain volume kendaraan yang cukup padat, di sekitar jembatan terdapat akses persimpangan jalan warga yang berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan ketika jarak pandang terbatas,” keluh pengguna jalan, Nofa Apekariansyah, Selasa (9/6/2206).
Meski secara konstruksi jembatan sepanjang 60,2 meter itu telah dinyatakan aman dan lulus uji kelayakan, keberadaan fasilitas pendukung keselamatan seperti PJU dinilai sangat penting untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Ya, semoga saja segera dipasang PJU. Karena memang bikin kekhawatiran saja,” singkatnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Pengawas PUPR Wilayah II Jawa Barat, Asep, mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan terkait pemasangan lampu penerangan di Jembatan Pamuruyan.
“Memang benar, sampai hari ini lampu penerangan belum ada. Nanti pimpinan kami akan segera berkoordinasi dengan pihak Kementerian Perhubungan agar pemasangan bisa segera dilakukan. Ini sangat penting demi keamanan pengguna jalan, apalagi jalur ini sangat padat dan banyak dilintasi kendaraan berat,” ujarnya saat peninjauan Jembatan Pamuruyan, Selasa (9/6/2026).
Warga berharap pemasangan PJU dapat segera direalisasikan agar fungsi jembatan sebagai solusi kemacetan tidak dibayangi oleh potensi bahaya bagi para pengguna jalan, khususnya pada malam hari.
Baru beberapa hari difungsikan untuk mengurai kemacetan, Duplikasi Jembatan Pamuruyan di Kecamatan Cibadak justru memunculkan kekhawatiran baru. Hingga kini, jembatan tersebut masih gelap tanpa penerangan jalan umum (PJU), sehingga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan saat malam hari.
Reporter: CR24 | Redaktur: Ujang Herlan












