Jalan Licin Akibat Tumpahan Oli di Cibadak, Petugas Gabungan Sigap Lakukan Pembersihan

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM– Tumpahan oli yang mengotori ruas Jalan Nasional Sukabumi-Bogor di kawasan Simpang Pelabuhanratu (Simpang Ratu), Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (4/6/2026) malam, mengakibatkan sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh akibat kondisi jalan yang licin.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB itu sempat membahayakan pengguna jalan. Warga baru menyadari adanya tumpahan oli setelah beberapa pengendara terjatuh saat melintas di lokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tumpahan oli diduga berasal dari kendaraan yang melintas dan membentang dari Jalan Siliwangi hingga Jalan Suryakencana dengan panjang sekitar satu kilometer.

“Belum diketahui pasti sumber tumpahan oli tersebut. Saat itu sudah ada beberapa pengendara yang terjatuh akibat jalan licin,” kata Agus, warga setempat.

Sedikitnya delapan hingga sepuluh pengendara dilaporkan terjatuh akibat melintasi ruas jalan yang terdampak tumpahan oli. Beberapa korban mengalami luka ringan.

Mendapat laporan dari masyarakat, petugas gabungan bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Damkar Posko V Cibadak bersama P2BK Kecamatan Cibadak, Satlantas Polres Sukabumi, Satpol PP, Babinsa Kelurahan Cibadak, Karang Taruna, serta para relawan melakukan pembersihan guna mencegah terjadinya kecelakaan susulan.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Cibadak, M Imam Ihsani Kamal, mengatakan pihaknya menerima laporan adanya pengendara yang berjatuhan akibat tumpahan oli di kawasan Simpang Ratu.

“Kami langsung berkoordinasi dengan Damkar dan relawan untuk membantu penanganan di lokasi karena kondisi jalan sangat membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.

Pembersihan dilakukan dengan menyemprotkan campuran air dan deterjen ke permukaan jalan. Metode tersebut digunakan karena oli tidak dapat dibersihkan secara maksimal hanya dengan menggunakan air.

Babinsa Kelurahan Cibadak, Serma Aprias Supriatna, mengatakan seluruh unsur yang terlibat berupaya mempercepat penanganan agar kondisi jalan kembali aman dilalui kendaraan.

“Kami bersama Damkar dan relawan melakukan pembersihan menggunakan deterjen untuk menghilangkan lapisan oli yang membuat jalan licin,” katanya.

Komandan Pos Damkar V Cibadak, Iyep Yosepa, menjelaskan pihaknya menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran setelah menerima laporan adanya tumpahan oli yang menyebabkan sejumlah pengendara terjatuh.

“Oli tidak bisa dibersihkan hanya dengan air, sehingga kami menggunakan campuran deterjen agar permukaan jalan kembali aman dan tidak licin,” jelasnya.

Selama proses pembersihan berlangsung, petugas kepolisian melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk menjaga keselamatan pengguna jalan dan menghindari kecelakaan lanjutan.

Berkat penanganan cepat dari petugas gabungan dan relawan, kondisi jalan akhirnya kembali normal. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat berkendara serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi jalan yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terbaru