Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Palabuhanratu sejak siang hingga sore hari menyebabkan debit air Sungai Cipalabuan meningkat drastis, Minggu petang (24/5/2026).

Dalam waktu singkat, air sungai meluap dan merendam sejumlah kampung di kawasan bantaran sungai.

Ketinggian air yang awalnya hanya sekitar satu meter terus meningkat hingga mencapai tiga meter, bahkan melampaui tembok penahan air. Luapan tersebut membuat warga panik lantaran air mulai masuk ke permukiman menjelang magrib.

Derasnya arus sungai membuat sejumlah wilayah di sekitar aliran Sungai Cipalabuan terdampak banjir. Tidak hanya sungai utama, beberapa aliran sungai kecil di wilayah Palabuhanratu juga mengalami peningkatan debit air akibat tingginya intensitas hujan.

Warga Kampung Cangehgar, Alif, mengaku air sudah masuk ke dalam rumah yang ditempatinya. Kondisi itu membuat warga berupaya menyelamatkan barang-barang berharga agar tidak terendam.

“Sudah masuk ke dalam rumah airnya,” ujarnya singkat.

Hal serupa disampaikan warga Ojolali, Dadang Wahyu. Ia mengatakan luapan sungai terjadi begitu cepat hingga air langsung menggenangi kawasan permukiman warga.

Menurutnya, ketinggian air di sejumlah titik bahkan mencapai pinggang orang dewasa. Derasnya aliran air membuat warga harus tetap siaga mengantisipasi debit sungai yang sewaktu-waktu kembali meningkat apabila hujan kembali turun.

Situasi di sejumlah kampung sempat membuat warga khawatir, terlebih kenaikan air terjadi menjelang malam hari.

“Semoga air tidak kembali meningkat lagi,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru